Resmikan bangunan retak-retak, Ganjar minta kontraktor diburu
Merdeka.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai, kualitas bangunan kantor Pelayanan Terpadu Satu Atap Pelabuhan Perikanan Pantai Klidang Lor Kabupaten Batang, Jawa Tengah sangat buruk.
"(Bangunan kantor Pelayanan Terpadu Satu Atap Pelabuhan Perikanan Pantai Klidang Lor) Ini nggak jelek, tapi jelek banget," tegas Ganjar Pranowo di Kabupaten Batang, Jawa Tengah Rabu (4/1).
Penilian buruknya bangunan terlontar dari ucapan Ganjar setelah meresmikan kantor Pelayanan Terpadu Satu Atap Pelabuhan Perikanan Pantai Klidang Lor, Kabupaten Batang, yang telah usai dibangun dua tahun yang lalu itu.
Saat peresmian, politisi PDI Perjuangan ini didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah Lalu M. Syafriadi serta Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Klidang Lor Husni.
Saat peresmian kantor Pelayanan Terpadu Satu Atap Pelabuhan Perikanan Pantai Klidang Lor, Ganjar berharap seluruh izin operasional kapal penangkap ikan bisa selesai secara bersamaan.
"Kalau bisa pemilik kapal diberitahu melalui SMS bahwa izin kapalnya akan habis sehingga bisa diperpanjang," pungkasnya.
Usai peresmian, Ganjar menyempatkan melihat-lihat secara langsung beberapa ruangan di gedung yang memiliki dua lantai tersebut.
Kondisi bangunan kantor Pelayanan Terpadu Satu Atap Pelabuhan Perikanan Pantai Klidang Lor yang terlihat rusak itu antara lain, atap bocor, retak pada tembok penyangga tangga, besi pagar pada tangga copot, dan menggunakan pintu bekas.
Ganjar pun langsung memerintahkan untuk melacak dan mencari tahu serta memburu siapa kontraktor yang telah mengerjakan proses pembangunan gedung tersebut.
"Cari tahu! Siapa? (kontraktor) yang mengerjakanya dulu, meskipun sudah dua tahun lalu karena bangunan kondisinya kayak gini berbahaya," tegasnya.
Mendengar masukan Ganjar, Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Klidang Lor Husni langsung mengiyakan dan mengangguk-anggukan kepala. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya