Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rel teredam, perjalanan kereta api dari ke Semarang terganggu

Rel teredam, perjalanan kereta api dari ke Semarang terganggu Banjir rendam Stasiun Kampung Bandan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Rel antara Stasiun Semarang Tawang sampai Stasiun Alastua terendam banjir setelah hujan mengguyur kawasan tersebut sejak Kamis dini hari. Akibatnya, sejumlah perjalanan kereta api di wilayah Daops IV Semarang tertunda.

"Tingginya curah hujan dan rob mengakibatkan air menggenang di rel jalur kereta api. Sehingga jalur kereta api antara Semarang Tawang sampai Alastua, tidak bisa dilewati," kata Manager Humas Kereta Api Indonesia Daerah Operasional IV Semarang, Eddy Kuswoyo, Jumat (1/12).

Menurut Eddy, banjir terjadi di kilometer 2+8/9 dengan ketinggian air 13 centimeter dari permukaan rel, kilometer 3+9/4+2 ketinggian air 2,5 centimeter, dan kilometer 2+5/6 ketinggian air 12 centimeter.

Akibat rel tertutup air, Edy menyatakan beberapa perjalanan kereta api tujuan Jawa Timur tertahan di Semarang. Antara lain, Kereta Api Harina relasi Bandung, Semarang Rawang, Pasar Turi, lambat kurang lebih tiga jam.

"Kereta ini membawa 428 penumpang," ucapnya.

Kemudian Kereta Api Ambarawa Ekspres relasi Semarang Tawang ke Stasiun Pasar Turi Surabaya yang mengangkut 636 orang terlambat 2 jam.

"Sementara kereta api lokal Kedung Sepur relasi Semarang Tawang - Ngrombo terlambat 65 menit, kereta ini mengangkut 206 penumpang," paparnya.

Bahkan perjalanan Kereta Api Kedung Sepur sampai dibatalkan. Sedangkan penumpang Kereta Api Harina, dinaikan dengan rangkaian kereta darurat hingga Stasiun Alastua. "Selanjutnya di sana sudah ada rangkaian kereta yang siap mengantarkan penumpang Harina sampai tujuan," jelas Eddy.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP