Rel Bojong Gede-Cilebut kembali dibuka, kecepatan KRL 5 Km/jam
Merdeka.com - Lebih dari empat jam petugas berusaha menangani longsor, yang menyebabkan jalur rel di antara Stasiun Bojong Gede dan Cilebut terendam hingga tidak bisa dilalui KRL. Sekitar pukul 00.40 WIB, jalur kembali dibuka.
Berdasarkan informasi dari akun Twitter PT KCJ, Sabtu (16/8), KRL yang pertama kali melintas pasca perbaikan rel adalah KA 1254 dari Jakarta arah Bogor. Kereta melanjutkan perjalanan setelah tertahan cukup lama di Stasiun Bojong Gede.
Meski perbaikan sudah selesai, namun kereta tidak diperkenankan melaju cepat. Kecepatan tetap dijaga pada 5 Km/jam.
Sebelumnya, KRL rute Jakarta-Bogor nomor 1622 terendam air saat melintasi area bekas longsor tahun 2012 silam di KM 45+1 hingga KM 45+4, atau antara Stasiun Bojong Gede dan Cilebut, Bogor.
"Di bekas daerah longsor terjadi banjir, air mengalir," kata petugas operator KRL Commuterline Toro saat dihubungi merdeka.com, Jumat (15/8).
Menurut Toro, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.40 WIB. KRL masih bisa berjalan meski dengan kecepatan terbatas. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya