Rektor UII: Sulit Mencari Pengganti Artidjo Alkostar
Merdeka.com - Anggota Dewan Pengawas KPK, Artidjo Alkostar tutup usia, Minggu (28/2). Mantan Hakim Agung ini wafat di usia 72 tahun.
Rektor UII, Fathul Wahid mengatakan, UII yang merupakan almamater dari almarhum merasakan kehilangan sosok Artidjo. Artidjo disebut Fathul sebagai sosok teladan yang berintegritas.
"Pak Ar (Artidjo) ini teladan bagi banyak orang. Tidak hanya kami di UII tapi juga nampaknya bagi semua dari kita lah," ujar Fathul saat dihubungi.
Fathul menjabarkan, jika melihat sosok Artidjo hanya dari bingkai UII dirasa sangatlah sempit. Fathul menyebut, jika Artidjo adalah milik bangsa Indonesia.
Fathul menjabarkan, sosok Artidjo merupakan sosok penegak hukum yang berintegritas. Bahkan hingga akhir hayat, Artidjo pun tetap teguh menjaga integritasnya.
"Pak Ar terlalu kecil kalau hanya dibingkai dengan UII, Pak Ar sudah milik bangsa ini dan rekam jejak beliau Insyaallah membuktikan bahwa sampai akhir hayat, beliau teguh menjaga integritas dan itu nampaknya sulit mencari penggantinya,” ungkap Fathul.
Fathul menjabarkan, meskipun sosok Artidjo mempunyai kesibukan yang luar biasa, namun selalu meluangkan waktu untuk mengajar mahasiswa UII. Fathul menilai, dedikasi Artidjo di bidang pendidikan pun tak pernah luntur meskipun kesibukannya luar biasa.
Fathul menambahkan, Artidjo kerap berpesan dalam berbagai pertemuan untuk selalu menjaga integritas. Karena dengan integritas dan akal sehat akan ada kejujuran dan keadilan
"Salah satu yang selalu beliau bawa di banyak pertemuan adalah soal menjaga integritas. Dalam bahasa beliau sering kali menggunakan bahasa sukma. Akal sehat. Itu harus dijaga jangan sampai hilang. Itu nanti kaitannya dengan kejujuran, keadilan, dan lain-lain," tutup Fathul.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya