Rekaman ini semakin sudutkan Jessica di kasus kematian Mirna
Merdeka.com - Sidang kasus kematian Wayan Mirna Salihin, dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso, terus bergulir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Sejumlah saksi dari pihak jaksa telah dihadirkan.
Mulai dari keluarga Mirna, rekannya, pegawai Olivier Cafe, hingga sejumlah ahli. Dalam kesaksiannya, sejumlah saksi diminta menjelaskan kejadian tanggal 6 Januari silam sambil dicocokan dengan rekaman Closed Circuit Television (CCTV) milik Olivier Cafe yang diputarkan di persidangan.
Sayangnya, CCTV kafe tak ada yang menyorot langsung kegiatan Jessica sembari menunggu Mirna datang ke meja 54. Kamera depan berjarak sampai beberapa meter, ada sorotan CCTV terdekat namun posisinya di belakang meja.
Hakim sempat meminta jaksa untuk menghadirkan saksi ahli IT agar rekaman bisa dizoom. Kemarin, ahli Digital Forensik Polri, AKBP M Nuh Alazhar memberikan penjelasannya terkait rekaman CCTV yang sudah diperbesar atau telah melalui proses zooming.
"Kita terima dalam bentuk flash disk dengan 29 file rekaman video di dalamnya. Dari 29 video itu hanya 7 file yang menjadi konsentrasinya untuk dianalisis," kata Nuh.
Dalam kesaksiannya, Nuh mengungkap detik demi detik gerak gerik Jessica berdasarkan hasil rekaman CCTV yang telah dikloningnya dari flash disk penyidik.
Dia menjelaskan sejak awal Jessica datang hingga duduk di meja yang telah tersaji es kopi dan koktail sambil menunggu Mirna datang.
Dari sekian detik yang dianalisanya, ada beberapa kejadian yang dianggapnya janggal.
"Ada beberapa kejanggalan," jelasnya. Apa saja kejanggalan itu? (mdk/sho)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya