Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rekaman CCTV diputar di sidang, suami dan kembaran Mirna menangis

Rekaman CCTV diputar di sidang, suami dan kembaran Mirna menangis Saudara kembar Mirna menangis. ©2016 Merdeka.com/Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) memutar video rekaman CCTV yang menggambarkan kejadian sebelum Wayan Mirna Salhin tewas usai meminum kopi di Olivier, Grand Indonesia Jakarta Pusat. Saat bertemu, korban Mirna, terdakwa Jessica dan saksi Hani sempat saling berpelukan.

Pada menit-menit berikutnya, Mirna tampak meminum dan mundur begitu mencicipi kopi yang dibeli Jessica. Mirna juga mengibas-ngibaskan tangan ke mulutnya, setelah beberapa detik kemudian, korban bersender ke bangku dan langsung tidak sadarkan diri.

Tak hanya itu, saat Hani menceritakan Mirna yang sedang kejang-kejang, saudara kembar Mirna, Sandy Salihin menangis tidak tega melihat kejadian tersebut.

"Ya Tuhan," kata Sandy saat melihat CCTV yang diputar di ruang sidang PN Pusat, Jakarta, Rabu (13/7).

Pantauan merdeka.com, Rabu (13/7), pemutaran tersebut membuat suami Mirna, Arief Sumarko tak kuasa meneteskan air matanya. Dia tak mampu membendung emosinya melihat istri tercinta tewas.

Dalam kesaksiannya, Hani mengaku sempat melihat Mirna usai mencoba kopi yang disediakan Jessica di mejanya. "Mirna terlihat marah, menyebut rasanya sangat tidak enak," ungkap Hani.

Namun, Hani mengaku tidak melihat sama sekali tindakan Jessica, dia mengaku panik saat melihat Mirna pingsan dan tewas di depan matanya. "Saya tidak memperhartikan dia (Jessica) di (berdiri di pojokan) sana," tambahnya.

Seperti diketahui, hari ini Jessica kembali menjalani sidang lanjutan kasus pembunuhan Mirna dengan menggunakan racun jenis sianida. Hani Juwita Boon dihadirkan sebagai saksi kunci saat kasus tersebut terjadi.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP