Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rekam Penganiayaan Mahasiswa saat Demo, Anggota DPRD Sumut Dipukuli Polisi

Rekam Penganiayaan Mahasiswa saat Demo, Anggota DPRD Sumut Dipukuli Polisi Ilustrasi Penganiayaan Polisi. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Seorang anggota DPRD Sumut, Pintor Sitorus, menjadi korban pemukulan personel kepolisian di sela rusuh unjuk rasa mahasiswa, Selasa (24/9). Anggota Fraksi Gerindra ini dipukul saat memvideokan tindakan polisi menganiaya pengunjuk rasa yang tertangkap.

Pemukulan itu terjadi basement Kantor DPRD Sumut. Aksi itu terlihat anggota Dewan lainnya, termasuk Gusmiyadi. Dia dikabarkan dipukuli karena mengabadikan penganiayaan yang dilakukan anggota kepolisian terhadap pengunjuk rasa.

Pemukulan itu terpantau anggota Dewan lainnya, termasuk Gusmiyadi. Anggota Fraksi Gerindra ini menjelaskan bahwa rekannya itu adalah anggota DPRD Sumut.

"Dia anggota Dewan, kenapa kalian pukuli. Harusnya kalian periksa identitas sebelum melakukan pemukulan," ujar Gusmiyadi menirukan ucapannya saat kejadian.

Pintor sendiri yang dikonfirmasi wartawan menolak merinci kejadian itu. Dia meminta agar awak media melihat berita yang sudah ada.

Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto mengaku belum mengetahui kejadian itu. "Belum ada saya mendengar (kejadian) itu. Nanti saya cari tahu," jawab Dadang singkat kepada wartawan.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP