Redam konflik, tokoh Kristen se-Jawa Timur sowan ke KH Hasyim Muzadi
Merdeka.com - Delapan tokoh Kristen yang tergabung dalam Forum Bersama Tokoh Kristen Se-Jawa Timur mendatangi kediaman KH Hasyim Muzadi di Komplek Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Hikam Kota Malang, Sabtu (18/7).
Kedatangan mereka menyikapi sekaligus meredam insiden di Tolikara, Papua agar tidak meluas. Pertemuan berlangsung tertutup dengan pokok pembahasan seputar insiden di bumi cenderawasih.
"Kami mengunjungi KH Hasyim Muzadi karena beliau anggota Wantipres, sekaligus Presiden agama-agama se-dunia," kata Ketua Umum Majelis Umat Kristen Jawa Timur Stefanus Hadi Prayitno.
Mewakili Forum Bersama Tokoh Kristen Se-Jawa Timur, Stefanus berharap insiden di Papua tidak melunturkan semangat kerukunan umat agama di Jawa Timur.
Pertemuan tersebut menghasilkan empat buah kesepakatan yang ditandatangani oleh sepuluh perwakilan umat Kristen di Jawa Timur. Salah satu isinya mendukung penegak hukum mengusut tuntas kasus tersebut.
"Konflik yang berlangsung di Papua saat Lebaran lalu bukan hal yang lazim dilakukan penganut Kristen. Kami sangat mengecam tindakan ini," tegas Stefanus, yang juga Ketua Umum Majelis Umat Kristen se-Malang Raya.
Usai bertemu Hasyim Muzadi, para tokoh Kristen menemui Kapolresta Malang. Kedatangan mereka menyampaikan poin pernyataan sikap bersama.
Kapolresta Malang AKBP Singgamata memberi jaminan pelaksanaan ibadah di seluruh gereja di Kota Malang tidak akan terganggu. Pihak kepolisian bakal mencegah upaya-upaya yang berpotensi mencederai kerukunan umat beragama, seperti yang terjadi di Tolikara.
"Kami memetakan personel yang bertugas nanti. Polisi akan mengawal prosesi ibadah umat Kristen mulai besok. Kami akan menempatkan dua hingga tiga personel setiap gereja," katanya.
Polisi juga mengidentifikasi kelompok mahasiswa dan masyarakat Papua di Malang. Pihaknya ingin masyarakat Papua yang tinggal di Kota Malang tetap terjamin keamanan dan kenyamanannya.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya