Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rebutan penumpang, sopir angkot di Serpong tewas dianiaya teman

Rebutan penumpang, sopir angkot di Serpong tewas dianiaya teman Ilustrasi Penganiayaan. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Sopir angkot di Serpong bernama Eddy (56), ditemukan tergeletak di Jalan Raya Serpong sekitar pukul 06.00 WIB, tepat di depan bangunan bekas Plaza Serpong.

Korban yang merupakan warga Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ditemukan kondisi terluka parah. Eddy diduga menjadi korban penganiayaan.

Kasubag Humas Polres Kota Tangsel, AKP Mansuri mengatakan, pada saat petugas polisi datang ke lokasi kejadian korban masih tergeletak di pinggir jalan dalam keadaan tertelungkup. Tetapi korban kala itu masih sadar.

Kemudian petugas membawa ke RS Asshobirin. Dari hasil keterangan saksi dan korban, terungkap bahwa sekitar pukul 05.15 WIB, Eddy dengan dua orang sopir angkot lain sempat bertengkar karena rebutan penumpang.

"Namun, setelah korban dibawa ke RS Assobirin akhirnya korban dinyatakan meninggal dunia," ujarnya, Senin (18/7/).

Mansuri menjelaskan, korban yang membawa mobil angkot warna hijau 04, bernomor polisi B-1825-CL mengalami luka pada kepala kiri dan bibir depan robek. Kanit Reskrim Polsek Serpong, AKP Budi Hardjono mengatakan, tim buser yang mengetahui hal tersebut langsung berhasil mengamankan kedua orang tersangka.

"Dua pelaku dibekuk di ‎Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur," tuturnya.

Kedua pelaku masing-masing berinisial T (26), dan HS (26). Adapun motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban karena rebutan penumpang.

"Pelaku kesal karena korban merebut penumpangnya, keduanya, pun langsung memukuli korban dengan menggunakan kunci roda. Ketika ditangkap kedua pelaku mengakui‎ perbuatannya dan tidak melakukan perlawanan," ujarnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP