Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rebutan penumpang, seorang sopir lyn dicelurit

Rebutan penumpang, seorang sopir lyn dicelurit garis polisi. shutterstock

Merdeka.com - Dua sopir lyn jurusan Bratang-Bulak Banteng, Surabaya, Jawa Timur, Senin (23/7) sekitar pukul 14.40 WIB terlibat duel dengan senjata tajam. Akibatnya, satu di antaranya, Kusnan (41), warga Bulak Banteng Wetang I No 33, dilarikan ke RSUD dr Soetomo, Surabaya, karena mengalami luka bacok di bagian punggung dan lengan kanannya.

Sementara pelaku, Dehri, langsung melarikan diri setelah menyabetkan celuritnya dan hingga kini belum diketahui keberadaanya.

"Bacokan itu, berawal dari pelaku dan korban sama-sama menanti penumpang di pangkalannya," kata Kasubbag Humas Polres Tanjung Perak Surabaya, AKP Lily Djafar, Senin (23/7).

Lily juga mengatakan, saat kejadian, posisi lyn korban berada di depan lyn Dehri di daerah Jatipurwo, Surabaya.

"Saat itu, lyn Kusnan mendapat banyak penumpang. Entah apa penyebabnya, tiba-tiba dari belakang Dehri memaki korban. Merasa berisik oleh teriakan itu dan jengkel, Kusnan keluar dari lyn dan menghampiri Dehri," katanya.

"Tak berlangsung lama, kemudian Dehri mengeluarkan celurit yang rupanya sudah disediakan untuk melukai korban," lanjutnya.

Dengan penuh amarah, pelaku mengayunkan celurit arah Kusnan. Alhasil, punggung dan lengan kanan Kusnan terkena sabetan celurit.

"Usai membacok korban, tersangka langsung lari. Dan saat ini, petugas masih melakukan pengejaran, apalagi identitasnya sudah diketahui," pungkas Lily.

Hingga saat ini, korban masih dirawat intensif di RSUD dr Soetomo Surabaya. Korban mendapat beberapa jahitan di bagian punggung dengan lengan kanannya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP