Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Reaksi Menhan Soal Kabar Ujaran Rasis Aparat ke Mahasiswa Papua di Surabaya

Reaksi Menhan Soal Kabar Ujaran Rasis Aparat ke Mahasiswa Papua di Surabaya Menhan Ryamizard Ryacudu. ©2019 Merdeka.com/Purnomo Edi

Merdeka.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menegaskan siapa pun yang bertindak rasis kepada pihak lain harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Hal ini menyusul terkait beberapa pihak yang diduga melontarkan kata-kata rasis saat mengamankan 43 mahasiswa Papua terkait adanya temuan pembuangan bendera Merah Putih di depan asrama Papua di Surabaya, Jumat (16/8).

"Saya belum dengar (kabar ada aparat bertindak rasis ke mahasiswa Papua) Siapa saja mau kita atau orang Papua salah ya berurusan dengan hukum itu saja, siapa saja. Tapi intinya hukum harus ditegakkan itu saja intinya," kata Ryamizard di Kantor Wapres, Jakarta Pusat, Selasa (20/8).

Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menegaskan tidak ada anggotanya yang mengucapkan kata-kata rasis saat mengamankan 43 mahasiswa Papua terkait adanya temuan pembuangan bendera Merah Putih di depan asrama Papua di Surabaya, Jumat (16/8).

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Frans Barung Mangera membantah adanya isu rasis dengan ucapan kata hewan terhadap mahasiswa Papua.

"Kami jelaskan tidak ada anggota kepolisian yang menyampaikan hal tersebut (rasis). Kalaupun ada OKP (organisasi kepemudaan) kami akan lakukan penyelidikan," katanya seperti dilansir dari Antara, Senin (19/8).

Dia menegaskan, tidak ada penindasan dengan kata-kata rasis kepada mahasiswa Papua seperti isu yang beredar.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP