Razia penginapan di Samarinda, tiga pasang remaja tepergok ngamar
Merdeka.com - Aparat Polresta Samarinda, Kalimantan Timur, pagi tadi merazia hotel dan tempat penginapan yang ditengarai dijadikan pasangan remaja tanpa ikatan pernikahan menginap. Hasilnya, tiga pasang remaja tepergok ngamar saat razia tersebut. Mereka kemudian digelandang ke Polresta Samarinda.
Razia digelar pukul 07.00 WITA, menyasar hotel dan tempat penginapan di kawasan Jalan Merdeka dan Jalan Ahmad Yani. Satu per satu kamar digeledah. Remaja pria dan wanita yang sedang ngamar dan tidur dibikin terkejut.
Satu per satu penghuni kamar menjalani pemeriksaan KTP. Dari sejumlah kamar, diketahui mereka bukan pasangan suami istri. Bahkan di salah satu kamar di hotel Jalan Merdeka, ditemukan dua pria dan satu wanita.
Petugas bergeser ke tempat penginapan di Jalan Pemuda. Dua kamar di antaranya yang diperiksa terdapat dua pasangan bukan suami istri. Tanpa basa basi lagi, petugas membawa semua yang terjaring ke Polresta Samarinda, hingga razia usai 2 jam kemudian.
"Ini kegiatan rutin Sabhara. Waktunya tidak pernah ditentukan," kata Wakasat Sabhara Polresta Samarinda AKP Surya Irianto, kepada wartawan usai razia, Kamis (12/10).
"Ada 9 orang diamankan, terdiri dari 3 orang tidak ber-KTP, dan 3 pasangan bukan suami istri ya, dari kegiatan razia kali ini ya," ujar Irianto.
Menurutnya, razia tidak lepas dari laporan masyarakat yang mengamati pengunjung masuk ke dalam hotel maupun tempat penginapan. "Masyarakat menginformasikan, ada remaja yang sering terlihat menginap," ungkap Surya.
Sementara, Kasubbag Humas Polresta Samarinda Ipda Danovan menambahkan, mereka yang terjaring dikenakan sanksi tindak pidana ringan. "Dibina, diberi pengarahan, kemudian dipulangkan. Tapi kalau ke depan, petugas kembali menjaring orang yang sama, ya dibawa ke sidang pengadilan," pungkasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya