Rayakan kelulusan, SMAN 28 Jakarta berkebaya ria
Merdeka.com - Euforia perayaan kelulusan di SMA N 28, Pasar Minggu, Jakarta Selatan terasa berbeda. Tidak ada aksi corat coret seperti yang biasa dirayakan sejumlah murid guna mengekspresikan rasa senang mereka karena telah dinyatakan lulus.
Seluruh siswa kelas XII, SMA N 28, Pasar Minggu merayakan hari kelulusan mereka dengan cara berpakaian kebaya.
"Hari ini pengumuman kelulusan, ini dibuat harus indah dan diungkapkan dengan rasa syukur juga penuh hikmat. Makanya kita putuskan untuk menggunakan pakaian adat nasional sebagai wujud rasa syukur," ujar Kepala Sekolah SMAN 28, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Nani Kurniasi, saat ditemui di lokasi, Jumat (24/5).
"Ini juga menurut imbauan Gubernur DKI agar merayakan kelulusan tidak corat coret dan lebih baik mengenakan pakaian adat nasional," tambahnya.
Nani mengatakan, seluruh siswa XII di sekolah yang dipimpinnya tersebut dinyatakan lulus. "Alhamdulillah tingkat kelulusan 100 persen," tuturnya.
Sementara itu, lulusan dengan nilai tertinggi dipegang oleh seorang siswi kelas XII IPS 1, Priscilla Febriana Yasmin.
"Seneng banget udah lulus. Rencananya mau lanjutin di UI jurusan Akuntansi," tutur Cilla sambil tersenyum gembira.
Perempuan yang memperoleh nilai 55,10 tersebut pun sangat mendukung kebijakan pihak sekolah yang mengharuskan memakai pakaian kebaya. "Nggak kok, nggak ribet (pakai kebaya). Malah saya senang pakai kebaya, ini sempet dandan juga tadi pagi," ujarnya.
Untuk diketahui, SMAN 28, Pasar Minggu, Jakarta Selatan merupakan sekolah peringkat 5 se-DKI Jakarta dan peringkat 2 se-Jakarta Selatan.
Siswa kelas XII di SMAN 28 berjumlah 234 orang yang terdiri dari 164 jurusan IPA dan 70 jurusan IPS.
Pantauan merdeka.com, seluruh siswa siswi yang hadir tampak selalu menebarkan senyum mereka. Nampaknya hari ini akan diisi seluruh siswa siswi dengan Berfoto-foto, bercanda ria dan hanya sekedar mengobrol. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya