Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ravio Patra Dikabarkan Ditangkap Polisi Usai WhatsApp Diretas

Ravio Patra Dikabarkan Ditangkap Polisi Usai WhatsApp Diretas borgol. shutterstock

Merdeka.com - Peneliti Ravio Patra dikabarkan ditangkap polisi pada Rabu malam (22/4). Kabar penangkapan itu tersebar luas di media sosial.

Kabar penangkapan ini pun dibenarkan Direktur Eksekutif SAFEnet, Damar Juniarto. "Iya betul, baru saja saya dapat informasi, Ravio ditangkap semalam di depan rumah aman," kata dia, Kamis (23/4.

Damar menjelaskan, penangkapan itu tak lama setelah handphone Ravio Patra diretas oleh orang tidak dikenal. Dia menyampaikan peretas menyebarkan pesan-pesan bermuatan provokasi. Adapun bunyinya pesan tersebut:

"KRISIS SUDAH SAATNYA MEMBAKAR! AYO KUMPUL DAN RAMAIKAN 30 APRIL AKSI PENJARAHAN NASIONAL SERENTAK, SEMUA TOKO YG ADA DIDEKAT KITA BEBAS DIJARAH," kata Damar mengurai isi pesan peretas.

Damar mengatakan, Ravio Patra lah yang bercerita langsung bahwa handphonenya diretas.

"Ravio menunjukkan pesan ketika mencoba menghidupkan WA, muncul tulisan: You've registered your number on another phone. Dicek ke pesan inbox SMS, ada permintaan pengiriman OTP," ujar Damar.

Damar menyarankan Ravio melaporkan peristiwa ini ke Head of Security WhatsApp. Pelaku pembobolan menemukan cara mengakali nomor untuk bisa mengambil alih Whatsapp yang sebelumnya didaftarkan dengan nomor Ravio.

"Dikatakan memang terbukti ada pembobolan, karena OTP dikirim ke nomor Ravio, besar kemungkinan pembobol sudah bisa membaca semua pesan masuk lewat nomer tersebut," ucap dia.

Diduga Ingin Jebak Ravio

Menurut Damar, motif penyebaran itu diduga ingin menjebak Ravio sebagai salah satu yang akan membuat kerusuhan. "Saya minta Ravio untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan semua bukti. Agar kami bisa memeriksa perangkat tersebut lebih lanjut," ucap dia.

Damar mengungkapkan, keberadaan Ravio Patra kini di Polda Metro Jaya. "Saat ini ada di Polda Metro Jaya," ujar Damar.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi merdeka.com, mengaku akan mengecek kabar tersebut. "Dicek dulu ya," katanya.

Sedangkan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal dan Karopenmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono belum mengangkat telepon serta membalas pesan untuk konfirmasi penangkapan itu.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP