Ratusan Warga Lereng Merapi di Klaten Tinggalkan Pengungsian
Merdeka.com - Jumlah pengungsi erupsi Gunung Merapi di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah terus berkurang, meski hingga saat ini belum ada perubahan status. Ratusan warga terdampak telah meninggalkan lokasi evakuasi sementara di Desa Balerante maupun Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang.
"Saat ini jumlah pengungsi di Balerante yang masih bertahan sebanyak 172 orang dari yang sebelumnya mencapai 276 orang," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten Sip Anwar, Rabu (30/12).
Sedangkan di Desa Tegalmulyo saat ini tinggal 72 orang dari sebelumnya 102 pengungsi. Sip menyayangkan warga memilih untuk pulang, padahal status Gunung Merapi masih berada di level III atau siaga.
"Seperti di Tegalmulyo kemarin, ada warganya yang punya acara. Mereka memutuskan pulang dan malamnya tidak kembali ke shelter," terangnya.
Sementara untuk Desa Sidorejo, dari awal penetapan status siaga Gunung Merapi hingga saat ini belum ada satupun warga yang mengungsi.
"Kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih bersabar terlebih dahulu, karena belum ada penurunan status Merapi," tandasnya.
Sip mengaku tidak bisa memaksa para pengungsi untuk tetap bertahan di barak pengungsian.Kendati demikian, mereka sudah memiliki SOP jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan aktivitas Merapi.
"Kalau Merapi ada peningkatan aktivitas, mereka akan melakukan evakuasi mandiri, mereka sudah ada sarana dan prasarananya," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya