Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ratusan sopir online demo datangi gedung provinsi dan DPRD Bali

Ratusan sopir online demo datangi gedung provinsi dan DPRD Bali Sopir online di Bali demo. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Ratusan sopir angkutan berbasis aplikasi online melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung provinsi dan DPRD Bali, Rabu (26/10). Sopir-sopir itu berasal dari Grab, Uber dan Go-Car.

Sambil berorasi, demonstran membentangkan sepanduk. Massa menuntut Gubernur Bali yang mengeluarkan SK tertanggal 16 Februari 2016 tentang tidak diberlakukannya beroperasinya taxi online.

"Kami sangat sayangkan gubernur mengeluarkan SK tersebut yang seolah-olah kami adalah perampok. Saya masih ingat apa yang diucapkan gubernur bahwa jangan alergi terhadap perubahan. Dunia semakin berkembang, jangan sampai kita tertinggal oleh perkembangan teknologi, dan aplikasi online adalah bagian dari perkembangan teknologi," kata Wayan Suata, koordinator aksi di wantilan gedung dewan di Renon Denpasar, Bali.

Dia melanjutkan orasinya, sopir online tidak pernah mencari penumpang di jalan. Semuanya penuh dengan aturan dan wisatawan yang datang mencari.

"Kami tidak merampok. Kamu kerja halal dan bekerja sesuai prosedur ada aturannya tidak main serobot. Lihat sopir pangkalan, saling berebut bahkan melebih polisi bisa menilang kami. Lucunya ikut melibatkan adat, sejak kapan pecalang ikut merazia kendaraan. Inikah penegakan hukum. Polisi harus bertindak dan adil," pungkasnya. (mdk/sho)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP