Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ratusan nelayan Cianjur mengeluh tidak melaut akibat langkanya BBM

Ratusan nelayan Cianjur mengeluh tidak melaut akibat langkanya BBM ilustrasi nelayan. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Ratusan nelayan di Pantai Selatan Cianjur, Jabar, terpaksa tidak melaut sejak beberapa pekan terakhir karena sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak jenis premium untuk perahu.

Rahmat Hidayat (54), tokoh masyarakat Cianjur selatan mengatakan, sulitnya mendapatkan premium bersubsidi di wilayah selatan tepatnya di Kecamatan Sindangbarang, Agrabinta, Leles, Cidaun dan Naringgul, di mana dua SPBU yang ada hanya memiliki stok satu tangki setiap harinya.

"Kalau premium bersubsidi hanya satu tangki setiap harinya yang didapat SPBU di Sindangbarang dan Tanggeung, sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan warga di lima kecamatan terutama kebutuhan ratusan nelayan di Sindangbarang, Cidaun dan Agrabinta," ujar Rahmat, Rabu (27/4).

Sedangkan untuk mendapatkan jatah BBM non subsidi jenis pertalite, sejumlah pengelola SPBU dimudahkan pihak Pertamina. Namun memberatkan warga nelayan yang membutuhkan BBM setiap hari dengan harga terjangkau.

Ratusan nelayan di Pantai Selatan Cianjur berharap kebijakan Pertamina untuk wilayah selatan khususnya bagi nelayan, dipermudah agar mendapatkan BBM jenis premium langsung di SPBU, karena sejak minimnya stok BBM di dua SPBU terdekat warga terpaksa berebut untuk mendapatkan jatah.

"Kalau pertalite harganya sangat memberatkan bagi warga terutama nelayan yang setiap harinya membutuhkan tidak kurang dari 60 liter untuk sekali melaut. Bahkan harapan nelayan dinas terkait di Pemkab Cianjur, dapat membuatkan koperasi bagi nelayan agar memudahkan mereka untuk mendapatkan sejumlah kebutuhan seperti BBM," tutupnya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP