Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ratusan anggota ormas geruduk Mapolres Solo minta Ahok ditahan

Ratusan anggota ormas geruduk Mapolres Solo minta Ahok ditahan Ratusan anggota ormas geruduk Mapolres Solo. ©2016 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Ratusan umat Islam dari sejumlah organisasi keagamaan mendatangi Mapolresta Solo, di Jalan Adi Sucipto, Manahan, Jumat (18/11) siang. Mereka melakukan aksi jalan bersama sejauh 1 kilometer dari Masjid Kotta Barat, usai salat Jumat.

Sepanjang perjalanan, mereka terus berorasi menuntut kepolisian segera melakukan penahanan kepada Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, lantaran telah menjadi tersangka melakukan penistaan agama.

Sesampai di depan Mapolresta Solo, mereka kembali melakukan orasi secara bergantian. Sejumlah spanduk dan poster bernada tuntutan mereka bentangkan di jalan dan truk digunakan untuk mengangkut peralatan pengeras suara dan digunakan untuk berorasi.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Kapolri yang sudah yang meningkatkan status Ahok menjadi tersangka. Namun kami menilai penetapan status Ahok semestinya dibarengi dengan perintah penahanan, karena ancaman hukumannya lima tahun," ujar Sekretaris Dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS), Tengku Azhar, saat berorasi.

Azhar melanjutkan, pihaknya berharap Ahok tidak akan mengulangi perbuatannya lagi di masa akan datang. Usai melakukan orasi para peserta aksi dari DSKS, Laskar Umat Islam Surakarta (LUIS) dan sejumlah ormas Islam lainnya membubarkan diri dengan tertib.

Sementara itu selama aksi berlangsung, arus lalu lintas di depan Mapolresta Solo sempat tersendat. Puluhan polisi lalu lintas nampak sibuk mengatur pengguna jalan agar tidak macet. Selain pengamanan ketat, Polresta juga menurunkan tim negosiator Polwan yang ditempatkan di pintu masuk Mapolresta sisi barat.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP