Rapat terbatas, Jokowi ingin pidato sambutan KAA tidak normatif
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini menggelar rapat terbatas usai melantik Kapolri Jenderal Polisi Badrodin Haiti. Rapat membahas persiapan terakhir Konferensi Asia Afrika (KAA) yang akan digelar pada 19-24 April di Jakarta dan Bandung.
Di depan peserta rapat kali ini, Jokowi ingin dalam penyambutan isi pidato pembukaan KAA tidak normatif.
"Saya hanya titip agar yang disampaikan dalam sambutan dalam pidato nanti bukan sesuatu yang normatif yang biasa. Tetapi betul-betul ada sebuah pesan yang kuat," ujarnya saat membuka ratas di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/4).
Pesan yang disampaikan itu seperti keseimbangan dan keadilan secara global. Jokowi mencontohkan pada negara Irak.
"Terutama menurut saya, pesan mengenai tatanan baru, keseimbangan global, keadilan global, yang kita lihat sekarang ini UN tidak, tidak memerankan itu," tambah Jokowi.
Sebelumnya, Kepala Staf Presiden, Luhut Panjaitan mengatakan hingga saat ini ada 35 negara dari 109 undangan yang akan hadir di KAA. Menurut Luhut, jumlah itu akan bertambah nantinya. "Yang datang raja, kepala pemerintahan dan kepala negara," ujar Luhut.
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya