Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rapat kesiapan ganjil genap, kadishub ditagih DPRD soal ERP

Rapat kesiapan ganjil genap, kadishub ditagih DPRD soal ERP Kemacetan Jakarta. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Komisi B Bidang Perekonomian DPRD DKI Jakarta dan Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) menggelar rapat hari ini. Rapat tersebut membahas persiapan sistem ganjil-genap yang akan mulai beroperasi mulai tanggal 26 Juli 2016.

Di sela rapat, anggota DPRD DKI dari Fraksi Partai Demokrat Nur Afni Sajim mempertanyakan status perkembangan sistem Electronic Road Pricing (ERP). Sebab sistem ERP tersebut rencananya akan diterapkan untuk menggantikan sistem 3 in 1 yang telah dihapus.

"Terus terang Pak, Bu, ERP sudah lelang. Kalau sudah lelang Pak, Bu, pantang kita mundur," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah dalam rapat tersebut, Senin (18/7).

Andri menjelaskan, saat ini pihaknya telah mendapatkan penawaran dari 12 perusahaan penyedia perlengkapan ERP. Tak hanya perusahaan dalam negeri, ada juga perusahaan luar negeri yang akan berminat untuk membangun infrastruktur ERP di Jakarta.

"Jadi kita sistemnya lelang investasi. Tidak pakai APBD. Mereka yang bangun, 3 bulan operasi baru kita mulai cicil selama 3 tahun bayar. Semua nanti kembali ke Dishub," tutur Andri.

Dalam rapat tersebut, peserta rapat menyarankan untuk memprioritaskan perusahaan dalam negeri sebagai pelaksana tender. Namun Andri tak bisa menjanjikan menjalankan saran itu, sebab dia menginginkan produk yang berkualitas tanpa melihat asal perusahaannya.

"Karena kitakan mau narik uang dari masyarakat, jangan sampai teknologinya abal-abal," tegasnya. (mdk/lia)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP