Rapat di kantor Menko Polhukam, Kompolnas bantah bahas calon Kapolri
Merdeka.com - Menko Polhukam Luhut Pandjaitan yang juga Ketua Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menggelar rapat tertutup dengan sejumlah Anggota Kompolnas di Kemenko Polhukam, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, siang ini.
Anggota Kompolnas Yotje Mende mengatakan rapat tersebut hanya membahas masalah SOP dan Kode Etik Kompolnas. Sebab, dia menyatakan SOP maupun kode etik yang lama sudah tak valid lagi.
"Membahas masalah SOP dan kode etik Kompolnas sendiri. Jadi bahas peraturan. Karena yang lama tidak valid lagi ya," katanya di Kantor Menko Polhukam, Jakarta, Jumat (27/5).
Yotje membantah bahwa rapat tersebut juga membahas soal calon Kapolri. Dia menegaskan terkait calon Kapolri pihaknya masih menunggu keputusan dari Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).
"Kita tetap menunggu Wanjakti Polri. Jadi kita tidak bicarakan. Hanya penyampaian beliau (Luhut) kalau kita menunggu Wanjakti," ujarnya.
Meski membantah membahas calon Kapolri, Purnawirawan Jenderal Bintang dua itu menyatakan bahwa nama calon Kapolri sudah dapat diumumkan pada bulan Juni mendatang. Meski, sampai saat ini, dia mengaku belum ada sedikitpun membahas siapa nama-namanya.
"Ya beliau (Luhut) ancar-ancar. Bulan Juni itu sudah ada nama. (Sekarang) belum ada nama-namanya. Karena Wanjakti yang menentukan nama-namanya," ujarnya.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya