Rano Karno minta hotel gunakan atribut khas Banten
Merdeka.com - Plt Gubernur Banten Rano Karno meminta kepada pengelola hotel untuk menggunakan atribut dengan ciri khas Banten dalam rangka mengenalkan budaya daerah minimal sebulan sekali.
"Minimal sebulan sekali, pegawai hotel atau apartemen menggunakan pakaian dengan ciri khas Banten seperti Lebak. Sehingga, budaya Banten akan tetap terjaga dan dilestarikan serta perkenalkan," kata Rano Karno seperti dikutip dari Antara, Jumat (26/9).
Rano menuturkan, penggunaan batik oleh pegawai Pemda setiap Kamis dan Jumat, telah membawa dampak yang baik kepada masyarakat. Akibatnya, masyarakat tidak hanya menggunakan batik saat acara resmi saja tetapi juga dapat dipakai untuk pakaian kerja.
Oleh karena itu, bila seluruh hotel di Banten menggunakan pakaian adat, maka akan diikuti oleh warga lainnya dan menjadi kebanggaan.
"Masih banyak warga Banten belum mengetahui pakaian budaya wilayahnya. Maka itu, harus dimulai agar warga juga ikut terbawa arus," paparnya.
Rano juga menuturkan, hotel sebagai tempat singgah tamu dari dalam maupun luar negeri, sangat bagus untuk memperkenalkan budaya daerah.
"Ketika ada tamu dari luar negeri, maka hotel itu bisa berfungsi sebagai penyedia jasa tempat tinggal dan ikut memperkenalkan budaya daerah," ujarnya.
Gustaf Adolf, General Manager Grand Serpong Hotel, mengaku akan menerapkan imbauan Plt Gubernur Banten tersebut. Dengan lokasi hotel yang strategis di Kebon Nanas, akan banyak tamu dari luar negeri yang singgah dan bisa diperkenalkan budaya Banten melalui pakaian.
"Kita akan coba menerapkan seminggu sekali untuk pegawai memakai pakaian adat Banten. Kita ingin ikut serta melestarikan budaya daerah," paparnya.
Bahkan, untuk ikut memeriahkan ulang tahun Provinsi Banten bulan depan, pihaknya akan memberikan promo diskon. "Kita akan ikut memberikan promo terkait HUT Provinsi Banten," jelasnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya