Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Rampok Indomaret di Malang, pelaku gunakan alat kejut listrik

Rampok Indomaret di Malang, pelaku gunakan alat kejut listrik indomaret dicuri. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Aksi perampokan kembali terjadi di Kota Malang. Kini yang menjadi sasaran minimarket Indomaret di Jalan Bendungan Sutami Selatan, Kota Malang.

Pelaku menodongkan senjata berupa alat kejut listrik berdaya tinggi kepada kasir yang sedang bertugas. Uang tunai sekitar Rp 8,5 Juta dan 5 bungkus rokok Dji Sam Soe digondol pelaku.

Perampokan terjadi Jumat (6/3), sekitar pukul 02.30 WIB dini hari. Saat kejadian dua orang karyawan yang bertugas, Muhammad Yusky dan Wenwen Rahmat Bintoro. Yusky yang berada di sekitar tempat pembayaran tiba-tiba mendapat ancaman dari pelaku. Sementara Wenwen berada di ruang brankas.

"Pelaku mengancam menggunakan alat kejut listrik berdaya tinggi. Saya sendiri baru tahu terjadi perampokan saat pelaku menggelandang Yusky, ke ruang brankas belakang," kata Wenwen usai menjalani pemeriksaan di Mapolsek Lowokwaru, Jumat (6/3).

Pelaku beraksi sendirian, memaksa Yusky menunjukkan brankas tempat menyimpan uang. Karena di laci kasir tidak ditemukan banyak uang. Pelaku kabur uang dari brankas kurang lebih Rp 8,5 Juta beserta 5 bungkus rokok.

Sementara Yusky dan Wenwen mengaku shock tidak bisa melakukan perlawanan. Mereka tidak bisa memastikan pelaku sendirian atau bersama yang lain.

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Kuswara mengungkapkan, polisi masih mendalami dari rekaman CCTV di lokasi. Polisi telah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP). Pelaku berusaha menyembunyikan diri saat beraksi.

"Dari CCTV terlihat pelaku menggunakan masker, helm hitam dan jaket hitam," kata Kuswara.

Pelaku menebar ancaman menggunakan alat kejut listrik bertegangan tinggi. Hingga kini, polisi juga belum bisa mengambil kesimpulan jumlah pelaku.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP