Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Raja Salman ingin napak tilas kakaknya di Gedung Nusantara DPR

Raja Salman ingin napak tilas kakaknya di Gedung Nusantara DPR gedung dpr jelang kunjungan raja salman. ©2017 Merdeka.com/renald ghiffari

Merdeka.com - Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz ke Gedung Parlemen akan berlangsung pada Kamis (2/3) besok. Pihak DPR memilih Gedung Nusantara sebagai lokasi kunjungan Raja Salman. Ternyata, lokasi itu dipilih karena permintaan dari Raja Salman.

Gedung Nusantara tergolong cukup jarang digunakan untuk menyambut lawatan tamu negara. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengatakan alasan dipilihnya Gedung Nusantara karena Raja Salman ini mengunjungi napak tilas Raja Arab Saudi sekaligus kakak Raja Salman, Faisal bin Abdulaziz Al Saud pada 1970 lalu.

"Ini selama ini kan tidak Ada permintaan dari pemimpin negara-negara lain. Ini kan dia menyampaikan pidato kehormatan selain napak tilas yang sudah dilakukan 47 tahun lalu. Jadi mungkin ini di periode Ini baru pertama kali," kata Fadli di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/3).

Selama ini, kata dia, tamu undangan hadir hanya selevel perdana menteri. Sementara, Raja Salman dianggap sebagai tamu kehormatan. Untuk itu, DPR memenuhi permintaan Raja Salman.

"Selebihnya yang datang itu perdana menteri itu kita terima di ruang pimpinan kemudian di Pustaka Loka, kemarin yang Belanda karena ingin menyampaikan pidato. Tapi itu kan levelnya level perdana menteri. Bukan raja. Dan ini karena ada request dari pidato kehormatan di situ ya tentu kita hargai," terangnya.

Apalagi, menurutnya, Indonesia dan Arab Saudi memiliki hubungan kerja sama baik. Sebagai salah satu negara umat Islam terbesar, Indonesia selalu berhubungan dengan Arab Saudi untuk urusan ibadah haji dan umrah.

"Ya saya kira kalau Arab Saudi memang memiliki hubungan yang spesial. Apalagi bagi orang Indonesia yang mayoritas beragama Islam tiap hari berhubungan dengan Arab Saudi. Yaitu berhubungan ada yang mau umroh dan haji atau apa belum lagi setiap hari lah adalah orang Indonesia berhubungan dengan Arab saudi. Ya wajar karena ini rukun Islam kelima adalah haji dan adanya di Arab Saudi," terangnya.

(mdk/ang)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP