Raih WTP 9 Kali Berturut-Turut, MA Pamer Aplikasi e-Bima dan e-Sadewa
Merdeka.com - Mahkamah Agung (MA) RI mengungkap capaian mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Opini WTP yang diterima pada tahun 2021 ini merupakan yang ke-9 kali secara berturut-turut.
"Mahkamah Agung berhasil mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian WTP dari BPK atas kinerja keuangan untuk ke-9 kalinya secara berturut-turut," ujar Ketua Mahkamah Agung Muhammad Syarifuddin dalam Refleksi Akhir Tahun Mahkamah Agung di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (29/12).
Syarifuddin mengatakan, capaian ini merupakan bukti Mahkamah Agung menunjukkan komitmen menjalankan sistem akuntansi yang transparan dan akuntabel dalam mengelola keuangan negara.
Capain tersebut juga tidak terlepas dari peran sistem teknologi yang dikembangkan Mahkamah Agung. Yaitu e-Bima, aplikasi di bidang tata kelola keuangan negara di lingkungan Mahkamah Agung.
Serta, e-Sadewa yaitu aplikasi di bidang penataan kelola barang milik negara di lingkungan Mahkamah Agung.
Aplikasi tersebut memberikan kontribusi peningkatan kinerja pengelolaan keuangan dan barang milik negara.
"Dua aplikasi tersebut memberikan kontribusi signifikan peningkatan kinerja pengelolaan keuangan negara dan barang milik negara di Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya," kata Syarifuddin. (mdk/rnd)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya