Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Putri Anwar Ibrahim minta dukungan Indonesia

Putri Anwar Ibrahim minta dukungan Indonesia Putri Anwar Ibrahim galang petisi pembebasan. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Dua putri Pemimpin Partai Oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, Nurul Izzah dan Nurul Iman menyambangi kantor Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindakan Kekerasan (KontraS), Jalan Borobudur nomor 14, Menteng, Jakarta Pusat. Kehadiran keduanya untuk menggalang dukungan bagi terwujudnya demokrasi dan kebebasan berpendapat di Malaysia.

"Saya hadir dengan adik saya Nurul Ihman yang sepuluh tahun lebih muda dari saya. Kami datang ke sini untuk mengedepankan kebebasan, bukan untuk ayah kami tapi untuk oposisi," kata Nurul Izzah di kantor KontraS, Sabtu (4/4).

Menurutnya, Malaysia secara represif menggunakan pasal penghasutan atau sedition act 1948 pasal 4 ayat 1 untuk menangkap dan memperkarakan aktivis yang mengkritik keras pemerintah. Tercatat ada 120 orang telah ditangkap sejak pemilu 2013 karena dianggap melanggar pasal penghasutan tersebut.

"Telah terjadi penangkapan libatkan 200 orang di Malaysia sejak pemilu 2013. Mereka dinilai langgar pasal penghasutan," terang dia.

Lanjut Nurul, kedatangan mereka di Indonesia untuk meminta dukungan atas perjuangannya menentang pasal penghasutan dan tentu saja untuk mengeluarkan ayah mereka yang ditahan oleh pemerintah Malaysia. Perjuangan itu tentu saja untuk mendirikan demokrasi dan kebebasan berekspresi yang telah dikekang oleh keluarga Kerajaan Malaysia.

"Ini perjuangan rakyat Malaysia untuk tegakkan demokrasi di negara kami. Saya optimis, kalau satu Nurul diserang, akan ada Nurul lagi dan seluruh rakyat Malaysia dukung demokrasi di negeri kami," ujar dia.

Dia menyatakan khawatir jika persoalan yang ada di negaranya tidak ditangani, niscaya rakyat Malaysia tentu kehilangan kesempatan untuk merasakan demokrasi, kebebasan dan berkeadilan.

"Kalau ini tidak ditangani, kami kehilangan kesempatan untuk demokrasi dan keadilan di Malaysia," pungkas dia.

(mdk/efd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP