Putra Erick Thohir Ingin Majukan Industri Olahraga dari Solo
Merdeka.com - Putra sulung Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Mahendra Agakhan Thohir, hadir saat pengenalan manajemen baru Persis Solo di Stadion Manahan, Sabtu (20/3). Sosok yang jarang tersorot media ini tampak mengenakan jersey merah bernomor punggung 30 dengan nama Thohir.
Pria yang masih menempuh pendidikan di Loyola Marymount University, Amerika Serikat, itu datang ke Stadion Manahan untuk mewakili ayahnya. Aga Thohir, sapaan akrabnya, tiba satu mobil dengan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, dan pengusaha muda Solo, Kevin Nugroho.
Saat acara, Aga Thohir duduk di atas panggung bersama Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Kaesang, Kevin, dan pelatih baru Persis Solo Eko Purjianto. Dia pun diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan.
Meski tak panjang lebar, namun dengan tegas Aga menyatakan akan membantu memajukan industri olahraga di Indonesia. "Saya mewakili Pak Erick Thohir di sini. Kebetulan saya juga sangat mencintai industri olahraga. Dan saya ingin membantu mempersiapkan industri olahraga ke depan di Indonesia. Dan tentu mulainya dari Solo," ujar Aga Thohir.
Lebih lanjut Aga menyatakan ingin belajar secara individual dari Kota Solo, terlebih dengan Kaesang, Kevin, dan para suporter yang ada di Kota Solo.
"Saya ingin belajar, bagaimana membawa tim lokal bisa menjadi juara nasional," katanya.
Aga mengaku mempunyai kedekatan dengan Kota Solo. Di mana kakeknya dulu pernah menempuh pendidikan SMEA di Kota Bengawan. "Kebetulan juga almarhum kakek saya Muhammad Thohir itu bertualang dan merantau dari Lampung dan sekolah di Solo. Saat itu SMEA," katanya.
Hal itu menjadi salah satu dorongan dirinya untuk mengikuti jejak ayah dan sang kakek untuk membantu industri olahraga agar lebih maju.
Seperti diberitakan sebelumnya, ayah Aga, Erick Thohir ikut mengakuisisi saham klub Liga 2 Persis Solo, sebesar 20 persen. Sejak tahun 2019, mantan bos Inter Milan itu memang ingin mengakuisisi saham mayoritas klub 7 kali juara perserikatan itu. Namun keinginan itu pupus setelah Persis Solo terlebih dahulu dibeli pengusaha Jakarta Vijaya Fitriyasa.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya