Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pura-pura tidur, balita tewas dianiaya ayah angkat

Pura-pura tidur, balita tewas dianiaya ayah angkat Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Balita AM (4), tewas dengan luka parah di kepala, usai dihajar ayah angkatnya, Ibrahim Taufik alias Taufik Abdul (30), warga Desa Limbung, Sungai Raya, kabupaten Kubu Raya. Peristiwa memilukan itu terjadi Kamis (2/8) pagi lalu.

Keterangan diperoleh merdeka.com dari Bidang Humas Polda Kalimantan Barat, saat itu, Taufik terbangun dari tidur lalu keluar rumah dan memasukkan burung peliharaannya ke dalam rumah.

Taufik lantas melihat AM tengah berpura-pura tidur dan memintanya bangun. Korban pun duduk di tempat tidurnya. Pelaku lantas menuding balita angkatnya sudah membohonginya dengan berpura-pura tidur.

"Kenapa membohongi ayah?" kata Taufik, saat diperiksa penyidik Polresta Pontianak.

Korban yang terlihat hanya diam, membuat Taufik emosi. Spontan, dia marah lalu menganiaya AM dengan brutal.

Istri pelaku, Agus Kartina pun datang dan membawa korban yang pingsan ke RS AURI, hingga kemudian dirujuk ke RS St Antonius Pontianak dan dirawat di ruang ICU. Namun, nyawanya tidak terselamatkan hingga bAM meninggal dunia Minggu (5/8) pagi kemarin.

Kasus itu dilaporkan ayah kandung AM ke Polresta Pontianak, Sabtu (4/8) lalu. Taufik pun ditangkap di rumahnya oleh unit Jatanras Satreskrim Polresta Pontianak. Penyidik menjerat pelaku Taufik dengan pasal 80 ayat 3 UU RI No 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pol Didi Haryono memberi atensi kasus itu. Dia berharap, Taufik disanksi seberat-beratnya.

"Orang seperti ini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Diproses hukum dengan sanksi hukuman yang seberat-beratnya. Psikologinya, rencananya nanti kita tes seperti apa," kata Didi.

(mdk/eko)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP