Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pura-pura jadi saksi, ternyata pria ini 'otaki' curanmor

Pura-pura jadi saksi, ternyata pria ini 'otaki' curanmor Ilustrasi Curanmor. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - 'Sepandai-pandainya tupai melompat, akhirnya jatuh juga'. Pepatah ini mungkin pantas disematkan kepada Panji Lianto (34), 'otak' pencurian sepeda motor di Tulungagung, Jawa Timur.

Upaya Panji menipu aparat kepolisian atas keterlibatannya dalam kasus pencurian sepeda motor pada Senin (8/9) lalu ternyata tercium juga. Pelaku lantas dijemput aparat di rumahnya dan dijebloskan ke dalam rutan Polres Tulungagung.

"Pelaku ini merupakan residivis pencurian. Ia bekerja sama dengan tersangka yang lain dengan berpura-pura menjadi teman baru korban," ungkap Kasubbag Humas Polres Tulungagung, AKP Dwi Hartaya, Senin (22/9), seperti dilansir Antara.

Sebelum diketahui terlibat, Panji sempat menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus yang sama. Dia dijemput pada Sabtu (20/9) siang dan meringkuk di tahanan bersama rekannya Bagus Sasi Purwo.

Bagus ditangkap beberapa jam setelah Panji ditahan. Bagus diketahui bertindak sebagai eksekutor pencurian sepeda motor saat beraksi di halaman Hotel Palapa, Kota Tulungagung, sekitar pukul 22.00 WIB.

"Modus mereka, salah satu pelaku yang bernama Panji Lianto ini menyaru menjadi teman baru korban Supandi (33) dan diajak ke Hotel Palapa dengan alasan mencari rekan perempuan pelaku," papar Dwi Hartaya menceritakan kronologi kejadian.

Namun bukannya mendapati orang yang dicari seperti dijanjikan tersangka Panji, Supandi malah kehilangan sepeda motor Yamaha Mio-G nopol AG 3574 RAC yang diparkir di halaman hotel. Ditemani Panji, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Kota Tulungagung.

"Kecurigaan muncul karena keterangan dan kronologi kejadiannya ada yang janggal. Korban pada awalnya menolak diajak masuk hotel, tapi setengah dipaksa oleh pelaku," ungkapnya.

Keyakinan polisi menguat setelah penyidik menemukan rekam jejak kriminalitas yang dilakukan Panji dalam beberapa kasus pencurian. Bahkan pelaku tercatat baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tulungagung pada sekitar awal Maret 2014.

"Dari situ kami mencurigai pelaku Panji Lianto ini sebenarnya bagian dari sindikat pencurian sepeda motor yang dilaporkan bersama korban tersebut. Dia bahkan mungkin menjadi 'otaknya' karena domisilinya di Tulungagung. Sedangkan tersangka Bagus Sasi Purwo itu residivis asal Tandes, Surabaya," terangnya.

Setelah memastikan modus dan jaringan pencurian sepeda motor yang dilaporkan Supandi, polisi kemudian melakukan serangkaian penangkapan pada Sabtu (20/9). Panji ditangkap di rumahnya, sementara Bagus Sasi Purwo diringkus saat beraktivitas di sekitar alun-alun Kota Kediri, pada malam hari, pukul 22.00 WIB.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP