Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Punya sejarah, desentralisasi tidak akan pecah belah bangsa

Punya sejarah, desentralisasi tidak akan pecah belah bangsa lahan sawah. ©google

Merdeka.com - Sastrawan dan Ilmuwan Politik Senior, Mochtar Pabottingi menyatakan bahwa desentralisasi yang akan diterapkan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Jusuf Kalla (JK) tidak akan memecah belah bangsa.

Terlebih rancangan APBN 2016, Presiden lebih menekankan pertumbuhan di setiap wilayah melalui pemerintah daerah (Pemda). Di mana, Pemda ditugaskan untuk mengurus rumah tangganya sendiri.

"Mengenai perekat ekonomi, ratusan tahun lalu serat ekonomi itu sudah mulai mempererat, karena jaringan komoditas yang saling bergantungan itu sangat mempengaruhi," kata Mochtar dalam acara diskusi bertajuk 'Membaca 70 Tahun Indonesia', Jakarta, Sabtu (15/8).

Menurut dia, baik pemerintah maupun masyarakat tidak perlu takut menghadapi perekonomian global. Sebab, dinilai dia Indonesia memiliki modal kuat sebagai negara yang hebat.

"Kita memahami sejarah kita akan menjadi modal besar sekali, meski ada hantaman dari luar namun bangsa kita mempunyai solusi cerdas, di mana mampu membaca semua perspektif yang datang," ujar dia.

Bukan tanpa sebab hal itu disampaikan Mochtar, dia mencontohkan bangsa Indonesia merupakan negara yang kuat.

"Salah satunya, ketika sistem demokrasi muncul yang langsung dicerna baik oleh bangsa kita, begitu juga ketika Bung Karno-Hatta dalam mencerna gagasan dasar bangsa dalam Pancasila," tandasnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP