Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Puncak arus balik, penumpang Bandara Adi Soemarmo naik 40 persen

Puncak arus balik, penumpang Bandara Adi Soemarmo naik 40 persen Bandara Adi Soemarmo. ©2014 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Puncak arus balik Lebaran di Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo terjadi pada H+3, Selasa (21/7) kemarin. Jumlah penumpang yang diberangkatkan dari bandara terbesar di Jawa Tengah dan DIY tersebut sebanyak 4.413 orang.

Asisten Manager Operasi Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Rini Tri Rahayu Hastuti mengatakan, ribuan penumpang arus balik tersebut kebanyakan kembali ke Kota Jakarta dan sejumlah kota lainnya.

"Puncak arus balik terjadi Selasa kemarin. Penumpang kita naik 44 persen dibanding tahun lalu yang hanya 2.970 penumpang," ujar Rini saat ditemui wartawan, di kantornya, Rabu (22/7).

Menurut Rini, saat angkutan Lebaran ada beberapa penambahan penerbangan atau extra flight. Selain tujuan Jakarta penumpang dari Adi Soemarmo kebanyakan akan balik ke Denpasar, Balikpapan, Singapura serta Malaysia. Para penumpang kebanyakan juga berasal dari Kota Solo dan sekitarnya.

Rini memprediksi, naiknya jumlah penumpang hingga 44 persen, akibat lengkapnya fasilitas di bandara saat ini. Termasuk di antaranya intermoda yang terkoneksi dari bandara ke terminal dan stasiun.

"Intermodanya sekarang ini kan terkoneksi dari bandara ke Stasiun Solo Balapan dan Terminal Tirtonadi. Jadi masyarakat lebih mudah, nyaman dan memilih moda angkutan pesawat. Sekaligus ini menunjukkan perekonomian kita juga membaik," imbuh Rini.

Terkait adanya pengalihan penerbangan dari Bandara Juanda Surabaya akibat letusan Gunung Raung, Rini mengemukakan bahwa saat ini kondisinya sudah normal. Tak ada lagi pengalihan penerbangan dari Jawa Timur.

"Sekarang penerbangan sudah normal, tak ada pengalihan dari Juanda, " ucapnya.

Menurut dia pengalihan memang terjadi saat menjelang Idul Fitri. Yakni pada tanggal 16-17 Juli. Saat itu ada 10 penerbangan dari Balikpapan relasi Surabaya yang dialihkan ke Solo. Selanjutnya para penumpang diangkut dengan bus Damri menuju ke Surabaya.

"Tanggal 16 malam itu ada 2 flight yang dialihkan ke sini. 2 Pesawat Citilink semua turun di Solo. Kemudian 17 pagi ada 8 flight turun di Solo, 2 Citilink, 2 Lion Air dan 6 pesawat Garuda," jelasnya.

Dalam pengangkutan para penumpang tersebut pihaknya dibantu Dinas Perhubungan Kota Solo sebagai penyedia angkutan atau armada Damri.

"Dari Kementerian Perhubungan menunjuk Dishu Solo agar menyediakan bus Damri. Dan alhamdulillah semuanya lancar. Sehingga tak ada penumpang yang terlantar," paparnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP