Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Puluhan warga di Mojokerto keracunan makanan usai mengikuti tahlilan

Puluhan warga di Mojokerto keracunan makanan usai mengikuti tahlilan Warga menunjukkan bekas tempat makanan keracunan di Mojokerto. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Puluhan warga Dusun Sukomangu, Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang, Mojokerto, Jawa Timur, keracunan massal usai mengonsumsi makanan kegiatan tahlil rutin di rumah warga setempat, Kamis (04/10) malam. Warga diduga keracunan akibat nasi yang ditaruh di baskom (tempat nasi) dari bahan plastik.

Dua warga harus menjalani rawat inap karena kondisinya parah. Keracunan massal ini terjadi Kamis malam sekitar pukul 10.00 WIB, setelah sebelumnya warga menggelar kegiatan tahlil rutin sore harinya di rumah Mustofa (49), warga RT 01 RW 01, Dusun Sukomangu, Desa Karangkuten, Kecamatan Gondang, Mojokerto.

Menurut Susiami, ibu salah satu korban keracunan Mohammad Feri Susanto (14), usai kegiatan tahlil, warga membawa pulang nasi dan lauk ditaruh dalan baskom plastik dan dibungkus plaatik. Usai mengonsumsi makanan tersebut beberapa jam kemudian warga mengalami mual, muntah dan lemas.

"Warga yang makan nasi di baskom plastik yang keracunan. Setelah makan nasi itu mengalami mual dan muntah-muntah. Anak saya sampai terjatuh ke lantai karena kondisinya lemas," kata Susiamin, Jumat (05/9).

Mengetahui banyak warga yang muntah muntah, warga lainnya langsung membawa mereka ke Puskesmas Jatirejo dan Rumah Sakit Sumberglagah, Pacet, untuk mendapatkan perawatan medis.

"Kalau 50 orang kayaknya lebih. Tahu warga keracunan langsung kami bawa ke Puakesmas dan Rumah Sakit," kata Supardi, warga setempat.

bocah keracunan makanan di mojokerto

Sementara dari data di Puakesmas Jatirejo, ada 10 orang yang dirawat. Dari 10 orang tersebut 9 orang hanya rawat jalan, 1 pasien Rudistya Devitasari (7 tahun), harus rawat inap karena konsinya lemas.

"Ada 10 orang yang dibawa ke sini, 9 orang harus rawat jalan, 1 orang rawat inap. Tapi kondisinya semakin mambaik," kata M. Sugeng Purnomo, Kepala Puskesmas Jatirejo.

Sementara puluhan warga lainnya dirawat di Rumah Sakit Sumberglagah. Satu pasien Mujiati (35) masih menjalani rawat inap karena kondisinya parah.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP