Puluhan Wanita di Solo Tertipu Arisan Online, Total Kerugian Capai Rp5 M
Merdeka.com - Puluhan warga Solo menjadi korban penipuan arisan online. Sebagian besar korban yang mengikuti arisan melalui WhatsApp grup tersebut merupakan wanita. Mereka melaporkan kasus penipuan tersebut ke Mapolresta Surakarta. Total kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp5 miliar.
Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Fadli mengatakan pihaknya menerima laporan dari para korban pada Senin (24/6) kemarin. Hari ini ada 5 korban yang dipanggil ke Satreskrim Polresta Surakarta untuk dimintai keterangan sebagai saksi.
"Kami menerima laporan pengaduan penipuan dan penggelapan, modusnya arisan dan dilaporkan oleh beberapa wanita yang berdomisili di Solo. Hari ini ada 5 orang saksi korban yang kita panggil ke Polresta Surakarta untuk pemeriksaan," ujar Fadli, Selasa (25/6).
Fadli membenarkan jika jumlah kerugian korban dugaan penipuan dan penggelapan uang dengan modus arisan tersebut mencapai sekitar Rp5 miliar. Setiap peserta ada yang sudah menghabiskan uang Rp100 juta hingga Rp200 juta.
"Kalau diakumulasi jumlahnya bisa mencapai Rp5 miliar. Jumlah pesertanya puluhan orang," katanya.
Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi diketahui pelaku berinisial TR, warga Kelurahan Sangkrah, Kecamatan Pasarkliwon. Tersangka saat ini masih dalam pencarian polisi. Namun informasi yang diperoleh, pelaku telah meninggalkan Kota Solo.
Salah seorang korban, Ana Maria (43) menyampaikan, jumlah peserta arisan yang diikutinya sebanyak 53 orang. Peserta tidak harus datang langsung ke lokasi, namun cukup membayar melalui transfer ke rekening pelaku. Begitu juga saat peserta mendapatkan undian, uangnya pun akan dikirim melalui transfer bank.
"Sistemnya itu kayak online. Jadi kalau misalnya nanti dapat ya ditransfer dan kalau kita bayar juga ditransfer. Sama, kita beli arisan, dia lelang arisan gitu," katanya.
Menurut Anna, arisan ini menggunakan sistem menurun. Pelaku menawarkan arisan Rp50 juta kepada para peserta, namun yang harus dibayar peserta Rp22 juta-Rp25 juta.
"Pada awal arisan semua lancar, bahkan saya pernah dapat dua kali. Setelah itu dia melarikan diri. Saya sudah habis Rp250 juta untuk membeli arisan yang dia tawarkan," terangnya.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya