Pulang umrah, warga Riau bawa air zamzam diduga palsu
Merdeka.com - Salah seorang jemaah umroh di Pekanbaru, Riau, Emilia mengaku mendapatkan air zamzam diduga palsu sebanyak 5 liter yang sudah habis diminum. Air tersebut didapat dari travel AJT Madani milik Munziri yang memberangkatkannya.
Eddy Ahmad suami Emilia, mengatakan, dirinya baru mengetahui air zamzam diduga palsu tersebut saat membaca dan melihat foto dari salah satu surat kabar harian di Riau, yang menuliskan adanya peredaran air zamzam palsu di Arab.
"Ketika ada tamu datang menikmati air zamzam diduga palsu tersebut, saya baca koran, saya lihat ada berita air zamzam palsu, lalu saya bandingkan dengan air zamzam yang didapat istri saya dari travel, kotak dan plastiknya sama dengan gambarnya di koran," kata Eddy saat berbincang dengan merdeka.com, Pekanbaru, Senin (16/3).
Warga kelurahan Sidomulyo kecamatan Tampan Pekanbaru kota ini mengatakan, Emilia berangkat umrah pada 5 maret 2015, dan pulang pada 15 maret 2015 dengan membawa air zamzam diduga palsu tersebut. Tanpa rasa curiga, Eddy dan Emilia pun menikmatinya berharap air yang diyakini berkhasiat tersebut dapat bermanfaat baginya.
"Kita tidak tahu siapa yang memalsukan, apakah travelnya atau pihak lain. Karena yang memberikan air zamzam ini travel tersebut," ujar Eddy.
Eddy mengaku kecewa atas kejadian yang dialami keluarganya. Dia berharap kedepannya tidak ada lagi masyarakat yang tertipu dengan air zamzam palsu itu.
"Kemungkinan ini 1 paket dengan keberangkatan umrah tersebut, kita tidak tahu siapa yang menipu, travel atau pihak di Arab sana. Saya kecewa dan mengutuk dugaan penipuan air zamzam palsu ini," ketus Eddy.
Atas kejadian yang dialami Eddy dan keluarganya, dia akan melaporkan travel AJT Madani ke pihak berwajib agar diproses sesuai hukum yang berlaku agar tidak banyak korban di kemudian hari. "Besok saya laporkan, karena ini terkait kepentingan umum," tandasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya