Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pukul aspri, Masinton diyakini takut rahasianya dibongkar Dita

Pukul aspri, Masinton diyakini takut rahasianya dibongkar Dita Dita Aditia. ©2016 Merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Pendiri LBH APIK, Nursyahbani Katjasungkana menepis adanya hubungan khusus antara staf DPR, Dita Aditya (27) dan politikus PDIP, Masinton Pasaribu. Motif pemukulan, kata dia gara-gara Masinton tidak mau rahasia pekerjaannya bocor ke pihak lain.

"Enggak ada hubungan khusus. Itu Masinton Pasaribu yang katakan, nanti rahasia-rahasia gue (saya) lo (kamu) ceritakan," kata Nursyahbani mengulang cerita Dita di LBH APIK, Jakarta Timur, Senin (1/2).

Ketika menjawab telepon Masinton, Dita mengaku tak membahas pekerjaan, termasuk alasan mabuk yang sebagaimana diceritakan Masinton. Dia menduga pemukulan tersebut terjadi karena Masinton bersikap posesif terhadap anak buahnya.

"Dia enggak mabuk. Dan buktinya dia cukup sadar ketika melakukan laporan ke polisi," jelas dia.

Menurut pengakuan Dita, kata dia, kasus pemukulan ini merupakan yang kedua. Pada tanggal 17 November 2015, Dita pernah mendapat perlakuan yang sama. Kala itu, Dita enggan keluar dari DPR karena dijanjikan pekerjaan oleh Masinton.

"Karena Masinton janji untuk enggak lakukan lagi, Dita sendiri katakan udah, berikan kerjaan buat saya karena memang bercita-cita belajar politik dan saya anggap dia mentor saya," cerita dia.

Di sisi lain, Nursyahbani mengatakan, tipe kontrol yang dilakukan Masinton terhadap Dita juga memperlihatkan sisi posesif sang politikus terhadap anak buahnya.

"Tipikal orang yang mau kontrol segala hal dan istilah aspri timbulkan pemahaman kepemilikan sehingga posesif," jelas dia.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP