Puisi bikin gaduh, Sukmawati diingatkan pada Pancasila & saling menghormati
Merdeka.com - Ketua Umum (Ketum) PAN, Zulkifli Hasan ikut berkomentar soal puisi 'Ibu Indonesia' yang dibacakan Sukmawati Soekarnoputri pada acara Indonesia Fashion Week beberapa waktu lalu. Puisi yang membanding-bandingkan azan dengan kidung dan tusuk konde dengan cadar itu ramai menuai kontroversi.
Tak hanya itu, akibat puisi itu, Sukmawati juga dilaporkan ke pihak berwajib karena dinilai mengandung unsur SARA. Zulkifli Hasan meminta Sukmawati agar menjaga persatuan.
"Saya kira kita ini mesti jaga persatuan ya," ujarnya di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (4/4).
Ketua MPR ini mengingatkan agar mengacu pada Pancasila khususnya sila pertama; Ketuhanan Yang Maha Esa. Menurutnya, negara menjamin setiap warga negara menjalankan perintah agama sesuai keyakinan yang dianutnya.
"Orang melaksanakan agamanya masing-masing secara leluasa itu dihormati. Kalau tidak ya gaduh," kata dia.
Menurutnya tak masalah para perempuan memilih memakai konde atau kerudung, yang terpenting saling menghormati.
"Kita saling menghormati. Yang mau pakai konde kita hormati. Tapi orang Islam yang mau pakai jilbab juga dihormati. Kalau tidak dihormati apa jadinya," pesannya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya