Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PTM di Bali Dibuka 50 Persen 1 April 2022

PTM di Bali Dibuka 50 Persen 1 April 2022 Penyemprotan Disinfektan Rutin di Sekolah Saat PTM 100 Persen. ©2022 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Sekolah di Bali akan kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) pada 1 April 2022 mendatang. PTM di sekolah pulau dewata sebelumnya dihentikan karena kasus Covid-19 varian Omicron meningkat.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikpora) Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengatakan, untuk PTM di Pulau Dewata akan dibuka 50 persen. Sedangkan 50 persen lainnya secara daring.

"Kalau melihat status level di Bali kan masih level 3. Jadi, menyesuaikan SKB 4 menteri bahwa PTM-nya 50 persen," kata Boy, saat dihubungi Selasa (15/3).

Sementara, untuk protokol kesehatan di sekolah yang menggelar PTM tetap mengacu kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa Pandemi Covid-19.

"Sementara masih mengacu itu, hanya saja nanti instruksi Bapak Gubernur supaya selaras dengan SKB 4 menteri pelaksanaan PTM di Bali dilaksanakan. Supaya semua, 9 kabupaten dan kota mengikuti instruksi tersebut," imbuhnya.

PTM Bergantian

Dia menerangkan, nantinya para siswa akan melakukan PTM secara bergantian dan yang telah mengikuti PTM nantinya bergantian secara daring.

"Durasi (PTM) itu sementara 2,5 sampai 3 jam. Kita lagi beradaptasi, kan kemarin sempat melaksanakan PTM namun akhirnya dihentikan sementara. Kita ulangi lagi seperti itu," ujar dia.

Kemudian untuk kantin-kantin di sekolah masih tetap ditutup mengantisipasi para siswa berkerumunan dan mengabaikan protokol kesehatan. Dia juga mengimbau kepada masyarakat khususnya para orang tua siswa dengan dibukanya PTM 50 persen agar tetap mengawasi anak-anaknya sehingga disiplin menjaga protokol kesehatan.

"Jadi kalau formal kami sebatas jam pelajaran setelah itu, kami harap orang tua secara informal ikut mengawasi anak-anaknya begitu juga secara non formalnya masyarakat ikut menjaga supaya jangan nanti ketika pulang dari sekolah kemudian siswa diajak orang tuanya kemana. Justru, nanti berbahaya jadi nanti pulang dulu ke rumah. Sama-sama menjaga protokol kesehatan, baik sekolah, keluarga dan lingkungan," ujar Boy.

Seperti yang diberitakan, Pemerintah Provinsi Bali memutuskan untuk menghentikan kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengatakan, proses penghentian PTM 100 tersebut berkaitan dengan tingginya kasus Covid-19 di Pulau Dewata.

"Kita sudah putuskan untuk menghentikan sementara pembelajaran tatap muka sampai situasi (Covid-19) kondusif," kata Boy, Jumat (4/2) lalu.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP