PT Unilever bantah acara bagi-bagi es krim tak berizin
Merdeka.com - PT Unilever Indonesia Tbk bantah jika acara bagi-bagi es krim Wall's di Taman Bungkul Surabaya, Jawa Timur, Minggu kemarin (11/5), tak berizin. Bahkan, dia menunjukkan tiga lembar surat izin tersebut.
Sayangnya, tiga lembar surat bernomor: B/141/IV/2014/Satlantas Polrestabes Surabaya, SI/138/IV/2014/Intelkam Polsek Wonokromo dan satu lembar surat untuk dinas lingkungan yang ditunjukkan Area Sales Manajer Jawa Timur PT Unilever Indonesia Tbk, Dion Aji Santoso itu, bukan surat izin keramaian. Namun, hanya izin penggunaan jalan.
Padahal, izin keramaian itu harus melalui pihak Intelkam Polda Jawa Timur yang direkomendasi dari Polrestabes Surabaya. Sementara kegiatan yang digelar pihak Unilever melibatkan ribuan massa. Sehingga harus mengantongi izin keramaian dari pihak Intelkam Polda Jawa Timur.
Kejanggalan lain, surat izin nomor SI/138/IV/2014 yang dikeluarkan pihak Polsek Wonokromo juga tidak bertanda tangan. Surat ini, sesuai aturan, harus diarahkan ke Polrestabes Surabaya untuk kemudian direkomendasi ke Polda Jawa Timur.
"Tidak benar kalau acara kami tidak menggunakan izin. Ini kami memiliki salinan izin tersebut," elak Dion dikonfirmasi di kantornya, Jalan Dinoyo Surabaya, Senin (12/5).
Dion juga mengatakan, untuk izin pihak kepolisian, semuanya diurus oleh Event Organizer (EO) kegiatan, yaitu PT Pandawa Utama Sejati.
"Saya tidak tahu prosedur kepengurusan izin itu, semuanya diurus oleh EO acara. Kalau memang harus demikian (izin keramaian dari pihak kepolisian), saya tidak paham itu," elak dia lagi.
Diakui Dion, karena acara yang digelar pihaknya itu, terpaksa mengorbankan rusaknya taman-taman yang diprediksi mencapai kerugian sekitar Rp 1 miliar lebih.
"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Hari ini kami melayangkan surat ke Ibu Risma, sehingga kami bisa secepatnya bertemu. Kami memang tidak menduga, prediksi kami, yang datang antara 10 sampai 20 ribu pengunjung saja. Namun di luar ekspektasi kami, pengunjung melebihi 30 sampai 70 ribu pengunjung, sehingga merusak taman-taman yang ada di medan jalan, dan sedikit di Taman Bungkul," sesal Dion.
Namun demikian, Dion mengaku siap bertanggung jawab penuh atas kerusakan taman-taman di sekitar Taman Bungkul, sehingga kembali indah. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya