PT Pos Ikut Distribusikan Jutaan BST Dampak Pandemi Covid-19
Merdeka.com - Kementerian Sosial (Kemensos) memperpanjang pemberian program Bantuan Sosial Tunai (BST) hingga 2021. Tujuannya ialah untuk menjaga proses pemulihan ekonomi nasional, khususnya untuk 10 juta KPM di 34 provinsi.
Mensos mengatakan, untuk penerima BST diminta untuk dilakukan validasi ulang supaya terus tepat sasaran. Selain BST, program sembako juga diperpanjang untuk 18,8 juta KPM dengan anggaran Rp45,12 triliun.
"Sebagai Mensos, senantiasa berjuang dan selalu berusaha agar penerima bantuan di masa pandemi tidak bertambah susah karena dampak Covid-19," kata Mensos saat memberikan BST dan BPNT Kartu Sembako untuk 40 KPM di Kecamatan Taman, Pemalang, Jawa Tengah.
Di wilayah ini, jumlah penerima BPNT Kartu Sembako sebanyak 21.214 KPM, masing-masing dari mereka mendapatkan uang Rp200 ribu setiap bulannya. Kemudian, 4.065 KPM tercatat menerima BST dengan nilai Rp300 ribu setiap bulan.
Kemensos juga menyalurkan BST dan BPNT di wilayah Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Dengan adanya bantuan ini diharapkan bisa mendukung pemulihan dan ketahanan ekonomi secara nasional.
Sementara itu, Direktur PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi, sebagai instansi penyalur mengatakan, lokasi penerima BST di Jateng sebanyak 1,2 juta KPM. Dengan rincian tahapan satu hingga delapan telah 97,2 persen. Demikian juga di Purbalingga sudah terserap 98 persen.
"Hari ini kami akan serahkan BST Tahap 9. Mestinya Desember tapi diberikan lebih awal pada pekan keempat November. Semoga yang diberikan Kemensos sesuai instruksi presiden dapat bermanfaat," kata Faizal Rochmad Djoemadi.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya