Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Psikolog: Risma marah wajar tapi jangan berlebihan

Psikolog: Risma marah wajar tapi jangan berlebihan Risma bangun taman . ©2013 Merdeka.com/Moch Andriansyah

Merdeka.com - Psikolog dari Universitas Airlangga (Unair) Nalini Muhdi mengatakan, Wali Kota Tri Rismaharini yang marah besar saat mengetahui Taman Bungkul di Jalan Raya Darmo rusak seusai acara bagi-bagi es krim merupakan hal yang wajar. Hal ini karena Wali Kota yang akrab disapa Risma itu memiliki karakter seperti orang Surabaya kebanyakan.

Kendati demikian, menurut Nalini, ekspresi kemarahan yang ditunjukan Risma jangan terlalu berlebihan. Sikap Risma yang murka terhadap PT Unilever Indonesia, seharusnya lebih efektif dan efisien.

"Bu Risma boleh marah. Itu adalah hal wajar karena dia melihat ada orang yang tidak mengerjakan hal sesuai keinginannya. Namun, marahnya dia jangan berlebihan," kata Nalini, kepada merdeka.com, Senin (12/5).

Kemarahan Risma juga dinilai karena luapan emosi saja. Nalini melihat Risma sampai murka juga bermaksud baik dalam hal ini ingin memperingatkan kepada warga khususnya di sekitar Taman Bungkul agar menjaga kerapian di sebuah kota besar seperti Kota Surabaya. "Apalagi mayoritas orang Indonesia memang tidak terbiasa memelihara taman," ujar Nalini.

Supaya kejadian rusaknya Taman Bungkul tidak kembali terulang, Nalini menyarankan kepada Risma untuk melakukan langkah antisipasi sejak dini. Salah satunya, Risma bisa mendesak pihak panitia penyelenggara acara untuk mengganti kerugian akibat kerusakan itu.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP