Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

PSI Minta Prabowo Transparan soal Dasar Kebijakan Pembelian Jet Tempur saat Pandemi

PSI Minta Prabowo Transparan soal Dasar Kebijakan Pembelian Jet Tempur saat Pandemi Menhan Prabowo Teken Kontrak Pembelian 6 Pesawat Dassault Rafale. ©2022 Antara

Merdeka.com - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengkritik kebijakan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto membeli pesawat tempur Dassault Rafale dan F-15. PSI menyorotinya lantaran negara masih berharap dengan pandemi Covid-19.

"Pak Prabowo Subianto, apakah layak kita jor-joran belanja pesawat tempur sekarang? Musuh kita sekarang virus, senjata yang dibutuhkan obat dan vaksin," kata Juru Bicara DPP PSI, Rian Ernest, dalam keterangan tertulis, Jumat (11/2).

PSI menilai Prabowo harus transparan ke publik terkait pembelian alutsista. Prabowo perlu merilis rencana pembelian.

Lihat juga berita tentang Prabowo Subianto di Liputan6.com

"Sikap terbuka itu bisa dimulai dengan merilis rencana strategi pembelian Alutsista. Apa saja yang mau dibeli, apa dasar kebijakannya, dan seterusnya," kata Rian.

Prabowo juga harus bijak melihat prioritas belanja mengingat pandemi masih ancaman. Serta perekonomian belum juga pulih.

"Jangan sampai ada pertanyaan di publik, apakah pengadaan Alutsista ratusan triliun menjelang Pemilu 2024 ini berkaitan dengan hajatan Pilpres. Data dari Harian Kompas pagi ini, akan ada sampai 1.750 T yang bisa saja dihabiskan sampai 2024. Peremajaan alutsista jelas penting. Tolong pastikan anggarannya transparan dan ada skala prioritas. Kita tidak ingin ada tragedi kapal selam Nanggala terulang. Pesawat Hercules jatuh lagi. Tapi anggarannya harus terukur dan sesuai prioritas penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi," tutup Rian.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) melakukan penandatanganan kontrak kerja sama pembelian enam pesawat tempur generasi 4,5, Dassault Rafale, buatan Prancis. Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan hal itu usai menerima kunjungan kehormatan Menteri Angkatan Bersenjata Republik Prancis Florence Parly di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis.

Menurut Prabowo, Indonesia merencanakan pembelian alutsista yang cukup signifikan untuk "multirole combat aircraft" dengan mengakuisisi 42 Pesawat Rafale.

"Kita mulai hari ini dengan tanda tangan kontrak pertama untuk 6 pesawat," kata Prabowo dilansir Antara, Kamis (10/2).

(mdk/ded)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP