PSI kecam pernyataan Fahri Hamzah soal Jokowi dan infrastruktur
Merdeka.com - Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bidang kepemudaan Dedek Prayudi mengkritik pernyataan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menyebut bahwa proyek pembangunan infrastruktur yang masif adalah balas jasa politik. Dia menilai pernyataan itu tak pantas dilontarkan oleh seorang Wakil Ketua DPR.
"Kami mengecam tuduhan keji yang dilontarkan oleh seorang wakil ketua DPR yang gagal membawa DPR menjadi lembaga yang dipercaya rakyat," ujar politisi muda yang kerap disapa Uki ini melalui keterangan tertulis, Senin (25/6).
Uki menilai Fahri Hamzah sedang bermain black campaign di balik pernyataan tersebut. Sebab, Fahri menyebut Jokowi didukung cukong yang membalas jasa atas pembangunan infrastruktur.
"Tak sulit dicerna, kami menangkap kesan bahwa pak Fahri sedang membangun opini pak Jokowi didukung oleh cukong dengan main belakang dan sebagai gantinya, mereka akan mendapatkan proyek APBN dan itu jahat sekali," terang Uki.
Oleh sebab itu, Uki menyarankan Fahri Hamzah untuk menggunakan wewenangnya di DPR RI terkait pernyataannya itu sehingga konkret dan tak hanya asal bicara.
"Jangan menyerang pak Jokowi dengan fitnah jahat yang dibingkis oleh gagasan political financing. Beliau itu pimpinan DPR. Seharusnya membuka diskursus itu dengan kewenangan beliau di DPR, bukan malah menuduh tidak karuan sedangkan DPR yang dipimpinnya jauh dari kredibilitas dan akuntabilitas," ujarnya.
Namun demikian, Uki tetap mendukung diskursus publik mengenai mekanisme keuangan kandidat politik yang digagas Fahri Hamzah.
"Akan tetapi, kami tidak sedang menyerang gagasan beliau tentang aturan political financing yang sehat dan adil. Kami sangat menghargai itu. Kami rasa gagasan itu memang patut dikaji lebih dalam lagi melibatkan seluruh stakeholder," ujarnya.
(mdk/rzk)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya