Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Proyek PLTU Tanjung Selor mangkrak, diminta segera diaudit

Proyek PLTU Tanjung Selor mangkrak, diminta segera diaudit Ilustrasi PLTU. ©2014 merdeka.com/afif

Merdeka.com - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Desa Gunung Seriang, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, terbengkalai. Apalagi duit negara digelontorkan buat proyek itu mencapai puluhan miliar.

"Saya sangat prihatin sehubungan dengan proyek yang belum menunjukkan progres yang signifikan. Anggaran telah dihabiskan mencapai puluhan miliar untuk pengadaan lahan dan konstruksinya," tulis Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, di Tanjung Selor dalam pernyataan tertulis, Senin (7/3).

Menurut Irianto, pembangunan PLTU dengan kapasitas 2X7 megawatt itu menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN). Dia melanjutkan, pembangunan PLTU Tanjung Selor dimulai sejak 2011 dikerjakan PT Adhi Karya Tbk, salah satu perusahaan badan usaha milik negara (BUMN).

Dilansir dari Antara, Irianto menjanjikan akan mendesak pengerjaan proyek itu segera dirampungkan. Dia juga berjanji akan menemui Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir, membicarakan proyek PLTU Tanjung Selor.

Irianto juga meminta supaya proyek itu diaudit, buat mengetahui titik persoalannya menyebabkan pembangunannya terbengkalai. Jika semua permasalahannya diketahui, maka pemerintah Provinsi Kaltara, menurut dia, dapat mengambil kebijakan. Misalnya membentuk perusahaan daerah (perusda) kelistrikan dengan menggunakan APBD setempat.

Irianto beralasan, dengan menghibahkan kepada pemprov Kaltara, PLTU itu segera dimanfaatkan bagi masyarakat di daerah itu, supaya kebutuhan listrik dapat terpenuhi demi meningkatkan investasi. Namun, aroma bisnis di balik ide itu cukup kental. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP