Proses penambahan sipir Lapas Sleman akan dipercepat

Reporter : Parwito | Minggu, 24 Maret 2013 20:05




Proses penambahan sipir Lapas Sleman akan dipercepat
kondisi lapas sleman pasca penyerangan. ©2013 Merdeka.com/parwito

Merdeka.com - Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum HAM DIY meminta proses rekrutmen sebanyak 50 petugas penjaga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di DIY supaya dipercepat. Pasalnya, saat ini dilihat dari jumlah personel petugas sipir masih sangat sedikit.

Untuk itu, Kakanwil Kemenkum HAM DIY, Rusdianto meminta proses rekrutmen tenaga sipir untuk wilayah DIY yang dimulai pada akhir 2012 lalu untuk dipercepat.

Sebab, proses itu sudah memperoleh sebanyak 50 orang tenaga sipir yang nantinya akan ditugaskan di beberapa Lapas di DIY. Di antaranya di Lapas Cebongan Sleman, Lapas Wirogunan, Lapas Wates, Lapas Gunung Kidul dan Lapas Pajangan Bantul.

"Dilihat dari jumlah pegawai sebaiknya ditambah. Rekrutmen 2012 lalu, menteri dan wamen sudah diproses SK-nya per 1 April sekitar 50 orang se-DIY. Sesuai dengan kuota yang ditetapkan BKM sini dan pusat,"ungkap Kakanwil Kemenkum HAM DIY Rusdianto disela-sela mengecek kondisi Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta Senin(24/3) kepada wartawan.

Soal kelengkapan senjata, Lapas Cebongan Sleman sebetulnya sudah mempunyai kelengkapan beberapa pucuk senjata laras pendek maupun panjang. Namun, senjata itu hanya digunakan untuk pengamanan dalam.

"Senjata ada. Tapi milik Polres setempat dan hanya digunakan untuk pengamanan ke dalam. Laras panjang digunakan untuk penghuni yang melarikan diri misalnya," jelasnya.

Terkait bahwa keempat korban masih berstatus tahanan titipan Polda DIY, Rusdianto membenarkan. Bahkan, Rusdianto menjelaskan bahwa keempat tahanan korban penembakan 17 pria bercadar juga menjalani pemeriksaan sebelum masuk Lapas dan dalam kondisi sehat.

"Setiap titipan dari instansi penyidik selama ini kita periksa. Jika ditengarai lebam atau sakit konfirmasi penyidik kenapa bisa begini," tuturnya.

Soal apa yang akan menjadi rekomendasi dari Lapas Sleman, pasca kejadian Rusdianto hanya menyatakan menunggu perintah dari Kemenkum HAM di Jakarta.

"Rekomendasi kementerian, kami sedang tunggu hasil aparatur penegak hukum. Tidak berani dahului buat laporan lengkap pak menteri. Termasuk soal pembentukan tim investigasi dirjen sudah," pungkas Rusdianto.

Seperti diberitakan, empat tahanan tewas dan dua orang sipir Lapas Cebongan, Sleman, DIY, terluka setelah diserang belasan orang tak dikenal. Korban Dicky Sahetapy, Dedi, Aldi dan Yohanis Juan Mambait merupakan pelaku penganiayaan yang menewaskan seorang anggota Kopassus, Sertu Santoso (31) di Hugo's Cafe Kota Yogyakarta.

Kejadian penembakan itu berlangsung sekitar pukul 01.30 WIB, dimulai dengan kedatangan belasan orang bercadar ke dalam Lapas. Dengan menggunakan penutup muka berwarna hitam, para pelaku melompati pagar setinggi sekitar satu meter.

Pria berbadan tegap itu lantas melumpuhkan sipir penjara, dan memaksanya untuk masuk ke dalam sel tahanan. Tidak berhenti sampai di sana, para pelaku meminta sipir pembawa kunci untuk memeriksa satu per satu sel guna menemukan sasarannya.

Tidak lama, mereka menemukan para pelaku yang tengah meringkuk di dalam sel. Tanpa basa-basi, belasan pria bercadar itu menembakkan senjata api ke arah para korban hingga tewas.

[bal]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman

KUMPULAN BERITA
# Penembakan Lapas

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • UGM nilai tes keperawanan Polwan bentuk diskriminasi
  • PPATK sebut duit korupsi haji mengalir ke pejabat sejak 2004
  • KPK minta gubernur jangan sesumbar minta dihukum mati
  • Awas, Sony Xperia Z4 dan Z4 Ultra bakal rilis Januari 2015!
  • Ini perintah lengkap Menko Polhukam larang Munas Golkar di Bali
  • PPATK jamin ungkap harta terpendam Hadi Poernomo di kasus BCA
  • Patungan, 3 bocah putus sekolah doyan hirup lem di belakang TK
  • Ketua Gerindra minta Jokowi pecat Tedjo yang larang Munas Golkar
  • PPATK sebut RUU pembatasan transaksi tunai mentok
  • Indonesia butuh keajaiban untuk lolos ke semifinal Piala AFF
  • SHOW MORE