Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Propam Polda Bali usut foto Kapolresta dengan duo 'Bali Nine'

Propam Polda Bali usut foto Kapolresta dengan duo 'Bali Nine' Foto selfie polisi dengan Andrew Chan. ©smh.com.au

Merdeka.com - Propam Polda Bali melakukan pengusutan terkait surat protes yang dilayangkan oleh pihak Australia ke Polda Bali, soal foto-foto selfie Kapolresta Denpasar dengan duo terpidana mati Myuran dan Andrew chan saat pemindahan, Rabu (4/3) lalu.

Aksi selfie Kapolresta Denpasar, Djoko Hariutomo yang tersiar di media lokal dan nasional, menimbulkan gejolak protes media asing khususnya Australia. Bahkan surat protes tersebut tidak hanya dilayangkan ke Polda Bali, tetapi juga ditembuskan ke Mabes Polri, Kedutaan RI di Australia serta kementerian luar negeri RI.

Dimana dalam tulisannya mengecam aksi selfie perwira dengan tiga melati dipundaknya dengan kedua terpidana mati kasus narkotika asal Australia. Selfie ini dilakukan dalam pesawat Wings Air sesaat akan diberangkatkan di Bandara Ngurah Rai, Rabu (4/3) lalu.

Ada dua foto Selfie Kapolresta yang dikecam dan dipublikasikannya di KOMPAS TV. Satu foto saat kapolresta memegang pundak Myuran, dan satu lagi saat bersama Andrew chan sambil tersenyum menatap kamera.

Atas aksi ini, Kapolresta Denpasar Kombes Djoko Hariutomo dihubungi sejak dua hari ini tidak mau mengangkat telepon dan menemui awak media. Lewat Kabid Humas Polda Bali, Kombes Herry Wiyanto, meyakinkan bahwa kasus ini sedang diusut.

"Kita sudah menerima laporannya dan surat tersebut dari pihak Australia. Saat ini sedang kita dalami dan usut siapa pemilik foto tersebut hingga disebarkan ke media yang dimaksud," ucap Herry, serambi meyakinkan bahwa kasusnya sedang dalam penanganan Bindang Propam Polda Bali, Jumat (6/3) di Mapolda Bali.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP