Propam dalami motif Kapolsek Karangsambung nekat gantung diri
Merdeka.com - Kapolsek Karangsambung Ipda Nyariman nekat gantung diri di ruang kerjanya, Mapolsek Karangsambung, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (Jateng). Diduga, Nyariman mengakhiri hidupnya lantaran tidak bisa membayar utang kepada temannya sesama anggota polisi.
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar mengatakan sampai sejauh ini Divisi Profesi dan Keamanan (Propam) Polda Jateng masih menyelidiki kematian Nyariman.
"Latar belakang peristiwa tersebut masih dalam penyelidikan Bidang Propam Polda Jawa Tengah," kata Boy saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (6/10).
Boy menambahkan, terkait kabar Nyariman gantung diri karena terlilit utang masih didalami Propam. Mantan Kapolda Banten ini belum bisa memastikan jika anggotanya itu bunuh diri karena depresi.
"Sementara tentang isu itu sedang didalami begron atau motif yang bersangkutan melakukan bunuh diri itu masih dalam pendalaman dan pemeriksaan oleh Bid Propam," pungkas Boy.
Sebelumnya, Kapolsek Karangsambung Ipda Nyariman tewas gantung diri di ruang kerjanya di Mapolsek Karangsambung. Dugaan sementara Nyariman mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membayar utang ke rekannya sesama anggota polisi.
Informasi dihimpun, Nyariman memiliki utang ratusan juta rupiah lantaran gagal meloloskan anak rekannya itu sebagai calon bintara (Secaba) Polri. Sementara uang ratusan juta itu sudah diterima Nyariman.
"Putus asa karena selain beban utang sebanyak Rp 250 juta juga karena beban moril tidak bisa meloloskan anak temannya sesama polisi (Aiptu Sudirman) yang merupakan bawahannya bertugas di Mapolsek Karangsambung," kata sumber merdeka.com yang merupakan perwira di lingkungan Polres Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (5/10).
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya