Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Program Kampus Merdeka Pejuang Muda, Kemensos Alokasikan Rp178 Miliar

Program Kampus Merdeka Pejuang Muda, Kemensos Alokasikan Rp178 Miliar Risma Lanjutkan Bansos Covid-19 di 2022. ©Liputan6.com/Yopi Makdori

Merdeka.com - Kementerian Sosial (Kemensos) mengalokasikan Rp178 miliar untuk membiayai program Kampus Merdeka Pejuang Muda. Program ini merupakan kolaborasi Kementerian Sosial dan Kemendikbudristek dan diluncurkan pada Jumat 17 September 2021 lalu.

"Rp178 miliar untuk 5.140 mahasiswa," kata Menteri Sosial Tri Rismaharini di Jakarta, Rabu (13/10).

Kerangka program ini mirip Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang banyak dilakukan sejumlah kampus di Tanah Air.

Para mahasiswa dituntut untuk menjalankan sejumlah proyek berupa pemberdayaan masyarakat maupun membantu Kemensos untuk memverifikasi data penerima bantuan sosial (bansos).

Risma mengatakan, dana itu didapat dari refocusing anggaran untuk pendataan keluarga miskin yang kini perannya bakal dilakukan oleh para mahasiswa peserta program tersebut.

"Anggarannya dari Kementerian Sosial, jadi dulu ini anggaran untuk pendataan nah ini kita lakukan refocusing dan kemudian kita lakukan evaluasi para mahasiswa sekaligus memperbaiki data. Nanti buat program untuk pengentasan kemiskinan," ujar dia.

"Kita tidak bisa membuat suatu program yang impact-nya enggak bisa dihitung karena itu kenapa kita menggandeng lima ribu lebih mahasiswa agar bisa mereka langsung ikuti dan kemudian mengetahui masalahnya dan kemudian bagaimana bisa menyelesaikan masalah kemiskinan di 514 kabupaten/kota," ujar Risma.

Dia menjelaskan, para mahasiswa akan mengerjakan program selama satu semester penuh atau setara dengan 20 SKS. Selama mengikuti Program Kampus Merdeka Pejuang Muda, para peserta tak diwajibkan mengikuti perkuliahan lantaran diganti dengan program kerja di program tersebut.

"Ada empat pilihan mereka di bidang bansos, pemberdayaan, lingkungan, ada juga fasilitas lingkungan. Fasilitas lingkungan menjadi penting. Mereka boleh memilih," katanya.

"Ini bekerja sama dengan Dikbud dan Kemenag dengan Program Kampus Merdeka mereka diberikan 20 SKS dalam waktu 1 semester," lanjut Risma.

Reporter: Yopi Makdori/Liputan6.com

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP