Program integrasi bus gratis Kemenhub banyak peminat
Merdeka.com - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaiknya bagi para pengguna jasa transportasi.
Berbagai fasilitas dan kemudahan bagi masyarakat dalam memanfaatkan sarana transportasi, khususnya yang terkait dengan Angkutan Lebaran 2016 terus diberikan oleh mereka agar masyarakat dapat menikmati silaturahmi lebaran bersama keluarga di tempat tujuan dengan aman, nyaman dan selamat.
Salah satu terobosan yang dilakukan oleh Kemenhub ialah dengan mengintegrasikan layanan transportasi laut dengan moda darat dalam bentuk program Mudik Gratis dengan Bis.
Seperti yang terlihat hari ini, Inspektur Jenderal Kemenhub Cris Kuntadi didampingi oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Boedhi Setiadjid dan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Emas, Vikki Victor Subroto melepas keberangkatan para penumpang kapal KM Egon dengan 6 unit bus DAMRI di pelabuhan Tanjung Emas Semarang Jawa Tengah.
967 orang penumpang yang diangkut KM Egon yang tiba dari Pelabuhan Trisakti Banjarmasin tampak antusias dengan adanya program Mudik Gratis dengan bus ini. Hal tersebut terbukti dengan 6 unit kendaraan bus DAMRI yang disediakan dengan kapasitas 48 orang per busnya langsung penuh oleh para penumpang.
Adapun 6 unit bis tersebut akan melayani penumpang dengan tujuan ke Demak, Kudus, Pati, Temanggung, Wonosobo, Solo, Jogya, Kendal, Pekalongan dan Pemalang. Melihat antusias penumpang yang begitu besar dan keterbatasan bus untuk mengangkut penumpang tersebut Kemenhub menyampaikan permohonan maaf dan menyarankan agar penumpang lainnya untuk mencari transportasi alternatif ke lokasi tujuan masing-masing.
Mudik Gratis dengan bus ini telah dimulai sejak tanggal 29 Juni 2016 hingga tanggal 5 Juli 2016 yang merupakan hasil kerjasama KSOP Tanjung Emas, PT Pelindo III cabang Tanjung Emas, PT PELNI dan Perum DAMRI.
Dalam pengarahannya ke para pengemudi bus DAMRI, Cris Kuntadi menyampaikan 4 hal penting yang harus diperhatikan oleh para pengemudi yaitu keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penumpang di dalam bus dan kepatuhan berlalu lintas selama di perjalanan.
"Para pengemudi harus mengutamakan keselamatan penumpang. Jangan ugal-ugalan. Para penumpang harus mengingatkan pengemudi bila dirasakan sudah membahayakan keselamatan," tegas Cris, Minggu (3/7).
Ditambahkan, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Boedhi Setiadjid, seluruh jajaran di Kemenhub selalu tegas menegakan aturan di bidang keselamatan tanpa kompromi.
"Tidak ada toleransi dalam penegakan keselamatan. Cek alat keselamatan sebelum berangkat. Pastikan sampai tujuan dengan selamat dan bertemu keluarga di rumah. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan, lebih baik tidak berangkat daripada tidak pernah sampai," terangnya.
Sebagai informasi, jadwal berikutnya untuk angkutan Mudik Gratis dengan bus ini akan dilayani pada hari Minggu 3 Juli 2016 pukul 16.00 bagi para penumpang kapal KM. Lawit asal Pontianak, Senin 4 Juli 2016 pukul 20.00 bagi para penumpang kapal KM Kelimutu asal Kumai dan Selasa 5 Juli 2016 pukul 07.00 bagi para penumpang kapal KM. Binaiya asal Sampit. (mdk/hrs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya