Prof Jimly: Dosen terbang ketinggalan zaman
Merdeka.com - Prof Jimly Asshiddiqie mulai dikenal sebagai dosen yang sering memberikan kuliah via internet. Menurut dia, kuliah online sangatlah efisien di era teknologi informasi sekarang ini.
Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengaku banyak diminta menjadi dosen terbang oleh perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
"Malah banyak fakultas hukum swasta yang juga minta saya, tapi mana bisa semua dilayani. Makanya perlu bantuan ICT (Information and Communication Technology) agar tidak perlu wara-wiri, apalagi sudah ketinggalan zaman," kata Jimly kepada merdeka.com, Selasa (8/5).
Jimly mengatakan, tanggal 18-19 Maret mendatang ia harus memberi ceramah di Mahkamah Agung Bangladesh di Dakha tentang Judicial ICT.
"Nanti saya juga mau kasih tahu, jangan lagi ngundang saya jauh-jauh, cukup lewat online lecture saja," ujar guru besar hukum tata negara Universitas Indonesia ini.
Jimly mengatakan, kebutuhan dosen terbang di Indonesia cukup tinggi. Dengan kuliah online, kata dia, universitas atau lembaga pendidikan bisa melakukan penghematan karena tidak perlu mengeluarkan biaya untuk tiket dosen. "Ini revolusi pendidikan," ujar dia.
Hari ini mulai pukul 13.30 WIB, Jimly menggelar kuliah online (i-Lecture) bertema 'Konstitusi dan Peradaban' yang bisa diakses melalui website www.jimlyschool.com. Kuliah gratis ini diselenggarakan oleh Jimly School of Law and Government (JSLG) dari Studio Mini JSLG di Gedung BPPT, Jakarta. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya