Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Produsen mengaku tak tahu kemasan mi Bikini langgar aturan

Produsen mengaku tak tahu kemasan mi Bikini langgar aturan Mi Bikini. ©2016 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Produsen camilan bihun kekinian (Bikini) Pertiwi Darmawanti Oktavia alias Tiwi tidak secara sengaja menampilkan kemasan yang selama ini mengundang kontroversi. Gadis 19 tahun itu tidak tahu ada aturan dan etika bahwa kemasan juga harus memerhatikan norma tertentu.

Tiwi sudah menjalankan bisnis itu sejak Maret 2016. Semasa itu sudah belasan ribu kemasan terjual lewat online. Harga per kemasannya dijual Rp 15-18 ribu.

Tiwi merampungkan pemeriksaan di Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Bandung, Senin (8/8) petang. Perempuan berjilbab itu diperiksa selama kurang lebih enam jam.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, yang bersangkutan melakukan semua itu karena ketidakpahaman. Intinya dia membuat makanan itu berdasarkan hasil penelitian," kata Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM Bandung Dela Triatmani di kantornya, Senin (8/8).

Menurut Dela, sejauh ini belum ditemukan unsur kesengajaan yang dilakukan Tiwi, ketika memproduksi camilan yang menampilkan ilustrasi tubuh perempuan tersebut dengan petunjuk remas aku.

"Dia dapat tugas dan kreatif untuk membuat produk. Tapi dia tidak tahu ada aturan makanan ringannya itu harus terdaftar dan ada ketentuan desain," ujar Dela.

Tiwi membuat Bikini setelah mengikuti pelatihan enterpreneur di lembaga pendidikan nonformal di Kota Bandung. Makanan itu dilanjutkan Tiwi untuk dikomersilkan.

Dia melanjutkan, Tiwi kemungkinan besar masih dipanggil jika penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) BBPOM Bandung masih membutuhkan keterangan tambahan. Rencananya penyidik akan memeriksa sejumlah saksi.

"Nanti kami gelar perkara dulu, saksi mana lagi yang harus diperiksa. Pemeriksaan belum selesai dan masih ada lanjutan," ungkapnya.

Dalam pemeriksaan itu BBPOM juga memanggil ketua RT tempat Tiwi tinggal di kawasan, Sawangan Depok, Jawa Barat. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP